Bupati Polman: Pesantren Harus Jadi Pusat Pembentukan Generasi Sehat, Cerdas dan Maju

Mardianto
26 Sep 2026 20:29
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menegaskan pentingnya peran pondok pesantren dalam membentuk generasi yang berakhlak, berilmu, adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus memiliki kepedulian sosial.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bupati Polewali Mandar, Aco Musaddad HM, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Pondok Pesantren Syekh Hasan Al Yamani, Campalagian, Sabtu (26/9/2026).

Dalam sambutannya, Bupati menyebut peringatan Maulid Nabi tidak semestinya hanya menjadi agenda tahunan. Momentum tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah, ulama, pesantren dan masyarakat.

“Pesantren merupakan benteng moral sekaligus laboratorium peradaban yang terus mencetak generasi Islami di Tanah Mandar,” demikian pesan Bupati yang disampaikan Aco Musaddad HM.

Bupati juga mendorong pesantren untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, santri tidak hanya dituntut memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga perlu menguasai ilmu pengetahuan serta teknologi, informasi dan dunia digital.

Untuk itu, Bupati menitipkan sejumlah pesan penting kepada keluarga besar pesantren. Di antaranya meluruskan niat dan membangun paradigma santri modern, memperkuat kolaborasi pemerintah dengan ulama dan pesantren, serta membangun generasi melalui semangat Polman Sehat, Polman Cerdas dan Polman Maju.

“Meluruskan niat dan membangun paradigma santri modern, memperkuat kolaborasi pemerintah dengan ulama dan pesantren, membangun generasi melalui program Polman Sehat, Polman Cerdas dan Polman Maju, serta menjaga fungsi sosial pesantren dan rumah ibadah sebagai pusat pembinaan masyarakat,” pesannya.

Bupati menegaskan, pembangunan Polewali Mandar tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Sinergi antara pemerintah, ulama, masyarakat dan lembaga pendidikan menjadi kekuatan penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sekaligus berkarakter.

“Anak-anak kita, para santri, adalah aset terbesar daerah. Teruslah belajar, hormati para Annangguru dan guru, serta gantungkan cita-cita setinggi langit,” pesan Bupati.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar juga memberikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Syekh Hasan Al Yamani yang dinilai konsisten berkontribusi dalam pendidikan keislaman dan kaderisasi generasi muda di Polewali Mandar.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut turut dihadiri para ulama, tokoh agama dan masyarakat, unsur pemerintah daerah, DPRD, Kementerian Agama, pimpinan perguruan tinggi, para Annangguru, dewan guru, orang tua santri, serta santriwan dan santriwati.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x