BPJS Kesehatan Luncurkan JKN Apprenticeship Program untuk Mahasiswa

Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi bersama Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal menabuh gendang dalam launching program magang BPJS Kesehatan, Rabu (10/01/2023). (Mardianto)
Sekjen Kemenaker Anwar Sanusi bersama Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal menabuh gendang dalam launching program magang BPJS Kesehatan, Rabu (10/01/2023). (Mardianto)

Kabareditorial.com, Makassar — BPJS Kesehatan meluncurkan program magang melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Apprenticeship Program. Program itu membuka peluang magang bagi mahasiswa dan secara resmi dilaunching di Balroom Phinisi Calro, Rabu (10/01/2023).

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum BPJS Kesehatan, Andi Afdal menuturkan, melalui program tersebut, BPJS Kesehatan akan menyerap para lulusan perguruan tinggi dalam rangka peningkatan kompetensi dan skill para generasi muda.

“Hal itu juga untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing tinggi di dunia kerja,” ujarnya.

Kata dia, program ini merupakan kolaborasi pihaknya dengan Kementerian Ketenagakerjaan yang juga bekerja sama dengan universitas yang ada di Indonesia.

“Untuk angkatan pertama ini ada 101 mahasiswa magang yang berkesempatan mengikuti program Apprenticeship program BPJS Kesehatan ini,” terangnya. Yang magang ini akan ditempatkan di 67 kantor cabang, dan akan melaksanakan magang selama 12 bulan dari Januari-Desember.

“Kami apresiasi setinggi-tingginya seluruh pihak yang mendukung program ini,” tuturnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Anwar Sanusi mengatakan, pihaknya mengapresiasi BPJS Kesehatan yang telah membuka peluang magang ini kepada mahasiswa.

“Kami yakin program ini akan berjalan dengan baik dan memberikan manfaat,” tuturnya.

Plt Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas itu juga mengatakan, program yang dikenal dengan JKN Apprenticeship merupakan program kolaborasi antara BPJS Kesehatan dengan Kementerian Ketenagakerjaan.

“Program ini dihadirkan bagi mahasiswa untuk mendapatkan semacam pengalaman kalau seandainya nanti dia bekerja sehingga tentunya adalah saat yang sangat tepat untuk mencoba menyesuaikan dari apa yang selama ini dengan dipelajari dengan lingkungan kerja yang baru,” katanya.

Melalui magang ini juga sebetulnya sudah menjadi bekal dia untuk bekerja. Apalagi saat ini memang pihaknya selalu berupaya menjaga efesiensi dan kapasitas SDM, dimana melalui pendidikan ini bisa mendapatkan SDM yang sangat unggul.

“Pendidikan mendorong orang memiliki knowledge yang menjadi fondasi berkembang. Kami berharap kerja sama kita semakin lama dan semakin berkembang dan bisa menghasilkan manfaat,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *