

Kabareditorial.com, Makassar — Drumband MBTS (Madah Bahana Tri Swara) SD Kristen Makale 1, Kabupaten Tana Toraja, kembali mengukuhkan prestasinya dengan meraih Juara Umum Divisi Junior PMC 2026 di Makassar.
Kejuaraan yang berlangsung pada 22–23 Oktober 2026 di Hall AP Pettarani, Universitas Negeri Makassar (UNM), itu menjadi panggung bagi MBTS untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Tim asal Makale tersebut sukses meraih juara pertama pada tiga kategori, yakni Drum Battle, Concert Marching Art, dan Marching Field Show.
Prestasi ini diraih setelah para siswa menempuh perjalanan dari Tana Toraja ke Makassar untuk mengikuti kompetisi. Hasil tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SD Kristen Makale 1 dan masyarakat Tana Toraja.
Kepala SD Kristen Makale 1, Joni Ruli Dudung, S.Pd., mengapresiasi kerja keras para siswa, pelatih, guru, serta orang tua yang mendukung perjuangan tim hingga meraih hasil terbaik.
“Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, dan kebersamaan. Perjalanan jauh dari Toraja ke Makassar menjadi bagian dari perjuangan anak-anak untuk memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Makale serta Tana Toraja,” ungkap Joni.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan tersebut bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan motivasi agar para siswa terus berkembang dan mempertahankan semangat berlatih.
“Piala ini bukan alasan untuk sombong, melainkan motivasi untuk terus berproses, tetap rendah hati, dan memberikan yang terbaik pada ajang berikutnya,” tambahnya.
Joni juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tana Toraja atas dukungan dan apresiasi yang diberikan. Penghargaan turut disampaikan kepada pengurus Yayasan Pendidikan Kristen Toraja (YPKT) yang terus mendukung perkembangan serta prestasi MBTS.
Apresiasi juga diberikan kepada panitia PMC atas terselenggaranya kompetisi tersebut.
Keberhasilan meraih Juara Umum Divisi Junior PMC 2026 menjadi tambahan motivasi bagi MBTS SD Kristen Makale 1 untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga disiplin, dan menorehkan prestasi pada kompetisi berikutnya.
Bagi sekolah dan masyarakat Tana Toraja, capaian ini bukan sekadar deretan piala, tetapi juga bukti kerja keras, kekompakan, dan semangat anak-anak dalam membawa nama daerah ke panggung kompetisi.


Tidak ada komentar