Pegadaian Luncurkan PANDE EMAS, Dorong Kelompok Masyarakat Naik Kelas

Mardianto
6 Agu 2026 22:47
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — PT Pegadaian Kantor Wilayah VI SulSelBarRa Maluku meluncurkan Program PANDE EMAS (Pemberdayaan Kelompok PANDE EMAS) sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.

Program ini menyasar kelompok masyarakat yang memiliki potensi usaha untuk dikembangkan. Pendampingan tidak hanya diberikan dalam bentuk pelatihan keterampilan, tetapi juga mencakup penguatan manajemen usaha, pengembangan produk, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Melalui PANDE EMAS, Pegadaian mendorong penerima manfaat agar tidak berhenti pada tahap mendapatkan bantuan. Kelompok binaan diarahkan memiliki kemampuan mengelola usaha secara mandiri, meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta menciptakan sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan.

Peluncuran program dihadiri jajaran Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku, perwakilan pemerintah setempat, pendamping program, serta anggota kelompok penerima manfaat.

Program tersebut sekaligus menjadi awal pendampingan yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama. Pegadaian memberikan ruang bagi kelompok penerima manfaat untuk mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki sesuai kondisi dan kebutuhan lingkungan masing-masing.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku mengatakan, pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu fokus perusahaan dalam menghadirkan manfaat yang tidak berhenti pada bantuan jangka pendek.

“Melalui Program PANDE EMAS, Pegadaian ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami percaya bahwa pemberdayaan melalui peningkatan kompetensi dan pendampingan usaha akan memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.”

Pendekatan yang digunakan dalam PANDE EMAS mencakup peningkatan keterampilan teknis, pengelolaan usaha, pengembangan produk, serta penguatan kualitas sumber daya manusia. Dengan pendampingan tersebut, kelompok penerima manfaat diharapkan mampu mengembangkan usaha secara lebih terarah dan menghadapi persaingan pasar.

Program ini juga menjadi bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) Pegadaian. Dari sisi sosial, program diarahkan untuk memperluas kesempatan masyarakat memperoleh keterampilan dan sumber penghasilan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi.

PANDE EMAS juga berkaitan dengan sejumlah target pembangunan berkelanjutan, terutama pengurangan kemiskinan, penciptaan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi, serta pengurangan kesenjangan.

Bagi Pegadaian, keberhasilan program tidak hanya diukur dari terlaksananya pelatihan, tetapi dari kemampuan kelompok penerima manfaat mengembangkan usaha setelah mendapatkan pendampingan.

Melalui PANDE EMAS, Pegadaian berharap muncul kelompok-kelompok masyarakat yang semakin produktif, mampu mengembangkan potensi ekonomi lokal, dan menciptakan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page