Mahasiswa Geruduk DPRD Polman, Labeli “Penipu Rakyat” karena Tak Satupun Anggota Hadir

Mardianto
6 Mei 2026 08:56
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polman — Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Semarak Polman meluapkan kekecewaan dengan menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRD Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (5/5/2026).

Aksi tersebut dipicu tidak hadirnya satu pun dari 40 anggota DPRD Polman saat massa aksi datang untuk menyampaikan aspirasi. Kondisi ini memicu kemarahan mahasiswa yang menilai wakil rakyat tidak menunjukkan komitmen terhadap fungsi representasi publik.

Dalam aksinya, massa membentangkan tulisan bernada protes seperti “Penipu Rakyat”, “DPR Gagal”, hingga “Gedung Ini Disita” di area kantor DPRD. Bahkan, sebagian massa mencoret dinding gedung menggunakan cat semprot sebagai bentuk ekspresi kekecewaan.

Aksi yang awalnya berlangsung di depan gerbang kemudian memanas ketika massa merangsek masuk hingga ke depan pintu utama gedung untuk menyampaikan orasi.

Aliansi ini terdiri dari sejumlah organisasi mahasiswa, di antaranya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

Mahasiswa mengaku telah mengonfirmasi kehadiran anggota dewan melalui Sekretariat DPRD. Namun, mereka mendapat informasi bahwa tidak ada satu pun anggota yang berkantor pada hari tersebut.

“Dari 40 anggota DPRD, tidak ada satu pun yang hadir. Ini bentuk ketidakseriusan dalam menerima aspirasi rakyat,” teriak salah satu orator.

Dalam tuntutannya, mahasiswa mendesak DPRD Polman untuk menyampaikan aspirasi mereka ke pemerintah pusat, khususnya terkait penolakan pemangkasan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta peningkatan kesejahteraan guru non-ASN.

Sekretaris DPRD Polman, Muhammad Akbar, akhirnya menemui massa aksi. Ia berjanji akan mengagendakan pertemuan dengan pimpinan DPRD pada pekan depan guna menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan.

Aksi unjuk rasa ini mendapat pengawalan dari aparat kepolisian Polres Polewali Mandar. Setelah mendapatkan respons dari pihak sekretariat dewan, massa aksi membubarkan diri secara tertib.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x