Kredit UMKM Sulsel Tembus Rp61,62 Triliun, Perdagangan Jadi Penyumbang Utama

Mardianto
15 Agu 2025 15:31
1 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Penyaluran kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan mencapai Rp61,62 triliun per Juni 2025, atau 37,53% dari total kredit perbankan. Sektor perdagangan besar dan eceran mendominasi dengan porsi 45,65%, diikuti pertanian (23,8%) dan jasa kemasyarakatan (5,82%).

Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, menilai pertumbuhan ini menjadi bukti perbankan semakin fokus pada pembiayaan produktif.

“Kredit UMKM adalah motor penggerak ekonomi daerah. Kami melihat kualitas kredit juga cukup terjaga dengan NPL di angka 4,76%,” ujarnya.

Kota Makassar menjadi daerah dengan penyaluran kredit tertinggi Rp23,87 triliun, disusul Palopo Rp3,58 triliun dan Parepare Rp3,14 triliun. Kredit UMKM didominasi pelaku usaha mikro dengan share 55,30%.

Menurut Muchlasin, perbankan di Sulsel semakin aktif memanfaatkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk memperluas akses pembiayaan. “KUR menjadi instrumen penting untuk mendorong pelaku UMKM naik kelas,” katanya.

Meski tumbuh positif, OJK mengingatkan agar perbankan tetap memperhatikan sektor yang berisiko tinggi. “Diversifikasi portofolio kredit UMKM penting agar risiko tidak terkonsentrasi pada satu sektor saja,” jelasnya.

Muchlasin juga menekankan perlunya sinergi antara pembiayaan dengan pelatihan dan pendampingan usaha. “Kredit saja tidak cukup, harus dibarengi dengan penguatan kapasitas pelaku usaha,” ujarnya.

OJK akan terus mendorong kolaborasi lintas instansi, termasuk pemerintah daerah, agar UMKM di Sulsel semakin berdaya saing.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x