

Kabareditorial.com, Makassar — Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HIMAPGSD) Fakultas Ilmu Pendidikan dan Sastra (FIPS) Universitas Bosowa kembali menunjukkan peran aktifnya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui rangkaian kegiatan sosial, edukatif, dan lingkungan yang dilaksanakan pada Jum’at–Sabtu, 12–13 Desember 2025 di Desa Bonto Bahari, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Bontoa, Asho, S.E., M.Si., serta dihadiri oleh Ibu Camat Bontoa selaku Ketua TP-PKK sekaligus Bunda PAUD Kecamatan Bontoa, Pengawas Sekolah Dasar, Kepala UPTD SDN 42 Cambayya, Bapak Dusun Cambayya, dosen FIPS Universitas Bosowa, perwakilan LSM GMBI Distrik Maros, masyarakat setempat, serta Dewan Senior HIMAPGSD FIPS UNIBOS.
Selama dua hari pelaksanaan, HIMAPGSD FIPS UNIBOS menggelar tiga agenda utama, yaitu HIMA Mengajar, pembagian paket sembako, dan penanaman 100 bibit mangrove. Ketiga kegiatan ini dirancang sebagai bentuk implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan dan dampak langsung.
Program HIMA Mengajar dilaksanakan di SDN 42 Cambayya dengan sasaran utama peserta didik sekolah dasar di wilayah terpencil. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan motivasi belajar, literasi, numerasi, serta pembentukan karakter siswa.
Konsep pembelajaran yang diterapkan bersifat aktif, menyenangkan, dan kontekstual, dengan pendekatan student-centered learning, fun learning, serta penguatan kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Materi pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari anak sehingga mudah dipahami dan lebih bermakna, sejalan dengan pendekatan Problem Based Learning (PBL).
Selain fokus pada peningkatan kualitas pendidikan dasar, HIMAPGSD FIPS UNIBOS juga menyalurkan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Dusun Cambayya, Desa Bonto Bahari.
Sasaran kegiatan ini meliputi keluarga prasejahtera, lansia, dan warga yang membutuhkan. Kegiatan bakti sosial ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap kondisi sosial masyarakat sekaligus penguatan nilai empati dan solidaritas kemanusiaan.
Pada hari kedua, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penanaman 100 bibit mangrove di Dusun Sabanga, wilayah pesisir Desa Bonto Bahari yang rentan terhadap abrasi.
Kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara HIMAPGSD FIPS UNIBOS, dosen FIPS Universitas Bosowa, LSM GMBI Distrik Maros, serta masyarakat dan Dewan Senior HIMAPGSD.
Penanaman mangrove ini bertujuan mencegah abrasi pantai, melindungi permukiman masyarakat pesisir, menjaga keseimbangan ekosistem laut, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan dan mitigasi perubahan iklim.
Dalam kolaborasi tersebut, HIMAPGSD FIPS UNIBOS berperan sebagai penggagas dan pelaksana utama kegiatan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Dosen FIPS Universitas Bosowa bertindak sebagai pendamping akademik dan penanggung jawab keilmuan agar kegiatan selaras dengan nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sementara itu, LSM GMBI Distrik Maros berperan sebagai mitra lapangan yang memberikan pendampingan teknis, mulai dari penyediaan bibit mangrove, penentuan lokasi tanam, hingga edukasi mengenai tata cara penanaman dan perawatan mangrove yang tepat.
Dewan Senior HIMAPGSD turut menjadi penguat kelembagaan dan penjaga nilai keberlanjutan organisasi.
Ketua Umum HIMAPGSD FIPS UNIBOS Periode 2025/2026, Putri Amelya Saripuddin, mahasiswi Program Studi PGSD angkatan 2022, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan HIMAPGSD Care for Education, Social, and Environment ini, kami ingin menghadirkan pengabdian yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran anak-anak, penguatan kepedulian sosial melalui pembagian sembako, hingga aksi pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove sebagai upaya menjaga keberlanjutan wilayah pesisir,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa HIMAPGSD berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak jangka panjang.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan motivasi dan kualitas belajar anak-anak, menumbuhkan kepedulian sosial dan lingkungan, serta membangun kemitraan berkelanjutan dengan pemerintah desa, sekolah, dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter mahasiswa PGSD sebagai calon pendidik dan agen perubahan,” tambahnya.
Kehadiran HIMAPGSD FIPS UNIBOS disambut dengan antusias oleh masyarakat dan pemerintah setempat. Masyarakat menilai kegiatan ini memberikan manfaat nyata di bidang pendidikan, sosial, dan lingkungan, sekaligus mempererat hubungan emosional antara mahasiswa dan warga desa.
Pemerintah dan tokoh pendidikan setempat juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di masa mendatang.
Melalui rangkaian kegiatan ini, HIMAPGSD FIPS UNIBOS menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, tidak hanya melalui peningkatan kualitas pendidikan dasar, tetapi juga melalui penguatan kepedulian sosial dan pelestarian lingkungan demi kesejahteraan generasi mendatang.


Tidak ada komentar