Bupati Polman Serahkan Bantuan Rp317 Juta untuk Korban Kebakaran di Galung Tuluk

Mardianto
23 Mei 2026 15:58
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polman — Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (21/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Samsul Mahmud menegaskan pemerintah daerah akan selalu hadir membantu masyarakat, khususnya warga yang sedang tertimpa musibah.

“Kehadiran kami di sini sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk selalu hadir membantu masyarakat Polewali Mandar, khususnya warga Desa Galung Tuluk yang sedang mengalami musibah,” ujarnya.

Bantuan tersebut disalurkan kepada 37 kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Desa Galung Tuluk. Selain itu, dua kepala keluarga lainnya dari Kecamatan Alu dan Kecamatan Tinambung juga menerima bantuan serupa.

Samsul Mahmud menjelaskan total bantuan yang disalurkan mencapai Rp317 juta dengan nominal yang disesuaikan berdasarkan tingkat kerusakan rumah warga.

“Bantuan ini dibagi dalam tiga kategori, yaitu rumah rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan,” jelasnya.

Untuk rumah dengan kerusakan berat, warga menerima bantuan sebesar Rp10 juta. Sementara rumah rusak sedang mendapatkan Rp5 juta dan rumah rusak ringan menerima Rp2,5 juta.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus dimanfaatkan dengan baik untuk memperbaiki rumah yang terdampak kebakaran.

Selain menyerahkan bantuan, Bupati Polman juga menyosialisasikan Program Sekolah Rakyat yang saat ini tengah dijalankan pemerintah bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Menurutnya, program tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu dan anak putus sekolah.

“Terkait Program Sekolah Rakyat, kiranya dimanfaatkan sebaik-baiknya, khususnya bagi masyarakat kurang mampu dan memiliki anak putus sekolah. Semua kebutuhan siswa ditanggung negara sehingga tidak ada lagi alasan anak tidak sekolah karena biaya,” katanya.

Ia menjelaskan program tersebut menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari tempat tinggal, makan, pakaian, hingga sarana olahraga bagi peserta didik.

Samsul Mahmud menambahkan, di Sulawesi Barat hanya terdapat dua daerah yang mendapatkan Program Sekolah Rakyat, yakni Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamuju.

“Kami berharap masyarakat segera mendaftarkan anaknya karena penerimaan murid baru akan dimulai akhir tahun ini,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x