Beasiswa 3T Yayasan Patria Artha 2026 Kian Agresif, 200 Mahasiswa Kaltara Disiapkan Jadi Lulusan Siap Kerja

Mardianto
10 Mei 2026 19:42
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Yayasan Patria Artha (YPA) kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program beasiswa tahun 2026 yang difokuskan pada wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), khususnya bagi putra-putri Kalimantan Utara.

Program ini menjadi salah satu upaya konkret dalam menjawab keterbatasan akses pendidikan tinggi akibat kendala ekonomi dan infrastruktur di kawasan perbatasan.

Untuk tahun akademik 2026/2027, YPA menggandeng Universitas Patria Artha dengan menyiapkan kuota sebanyak 200 mahasiswa asal Kaltara yang akan menerima beasiswa penuh.

Beasiswa tersebut mencakup Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP) selama delapan semester. Program ini juga telah memasuki angkatan kelima bagi mahasiswa asal Kalimantan Utara, menandakan keberlanjutan komitmen dalam mencetak generasi unggul dari wilayah perbatasan.

Tak hanya membuka akses pendidikan, YPA juga memastikan lulusan memiliki kesiapan kerja. Pada tahun ajaran 2026/2027, sekitar 225 mahasiswa Kaltara dari angkatan pertama dijadwalkan menyelesaikan studi. Sejumlah perusahaan bahkan telah menyatakan minat untuk merekrut mahasiswa yang telah mengikuti program magang dan Kuliah Kerja Lapangan (KKL), khususnya di semester akhir.

Untuk memperkuat daya saing, mahasiswa dibekali uji kompetensi sejak semester 6 dan 7 melalui Assessment Center kampus. Peserta yang dinyatakan kompeten akan memperoleh sertifikat resmi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) maupun Badan Standardisasi Nasional (BSN). Sertifikat ini menjadi pendamping ijazah bagi seluruh program studi.

Dari sisi pembelajaran, Universitas Patria Artha menerapkan metode Problem-Based Learning (PBL), yang mendorong mahasiswa menyelesaikan persoalan nyata melalui praktik langsung di laboratorium. Pendekatan ini dirancang agar lulusan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan aplikatif di dunia kerja.

Selain akademik, pembentukan karakter turut menjadi perhatian utama melalui pendekatan 4B (Believe, Brain, Body, Behavior). Mahasiswa dibekali kepercayaan diri, kecerdasan, kesehatan fisik, serta perilaku yang baik.

Program Bela Negara juga rutin dilaksanakan setiap pekan bekerja sama dengan Komando Pasukan Gerak Cepat TNI Angkatan Udara (Kopasgat TNI AU) guna menanamkan disiplin, semangat juang, serta wawasan kebangsaan.

Melalui berbagai program tersebut, YPA optimistis mampu mencetak generasi muda dari wilayah 3T yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x