

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Sebanyak 15 siswi di SD Negeri 10 Paku, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, dilarikan ke Puskesmas Binuang setelah mengalami mual, muntah, dan sakit perut usai mengonsumsi makanan dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (14/2/2026).
Menu MBG yang dibagikan kepada siswa berupa telur rebus, roti tawar, bubur kacang hijau, anggur, dan susu kemasan. Makanan tersebut diterima dari mitra dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Binuang.
Sejumlah siswa dari kelas 2, 4, 5, dan 6 sempat mengonsumsi makanan tersebut. Namun setelah muncul keluhan mual, pusing, dan muntah pada 15 siswi, pihak sekolah segera menghentikan pembagian makanan kepada siswa lain sebagai langkah antisipasi.
Para siswi yang mengalami gejala langsung dibawa ke Puskesmas Binuang dengan didampingi wali kelas dan orang tua. Beberapa di antaranya mendapatkan perawatan medis serta dipasangi infus untuk mempercepat pemulihan.
Kepala sekolah Amirullah menjelaskan bahwa makanan MBG sebelumnya telah dibagikan kepada wali kelas untuk kemudian disalurkan kepada siswa sebagai sarapan pagi di sekolah.
“Setelah dikonsumsi, beberapa anak merasakan gejala mual dan sakit perut. Kami langsung menghentikan pembagian kepada siswa lain dan membawa 15 siswi ke puskesmas untuk mendapat perawatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, setelah beberapa jam menjalani perawatan, kondisi para siswi berangsur membaik. Seluruhnya kemudian diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing karena dinyatakan pulih oleh tenaga medis.
Pihak sekolah berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi semua pihak agar distribusi program makanan bergizi ke depan dapat berlangsung lebih aman dan terjamin kualitasnya.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar