Bupati Polman Lakukan Tanam Perdana dengan Rice Transplanter, Dorong Efisiensi dan Swasembada Pangan

Mardianto
4 Jun 2026 14:37
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polman — Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, melakukan penanaman padi perdana menggunakan alat mesin tanam modern Rice Transplanter di Desa Indomakkombong, Kecamatan Matakali, Rabu (3/6/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong modernisasi sektor pertanian di Kabupaten Polewali Mandar.

Penanaman perdana tersebut dilaksanakan di areal persawahan Kelompok Tani Lajampi I. Bupati Samsul Mahmud turun langsung ke sawah bersama para petani untuk mengoperasikan mesin tanam bantuan Kementerian Pertanian tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Polewali Mandar, perwakilan Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BBRMP), Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Barat, jajaran penyuluh pertanian, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kabid SDM Pertanian, Camat Matakali, Kepala Desa Indomakkombong, koordinator penyuluh pertanian Kecamatan Matakali, Babinsa, serta para petani setempat.

Samsul Mahmud mengatakan penggunaan mekanisasi pertanian menjadi salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menekan biaya produksi yang selama ini menjadi beban petani.

“Kehadiran kami hari ini untuk melakukan penanaman perdana menggunakan alat mekanisasi pertanian Rice Transplanter bersama petani. Ini merupakan upaya memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung program swasembada pangan di Kabupaten Polewali Mandar,” kata Samsul Mahmud.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi pertanian modern akan membuat proses budidaya padi menjadi lebih efektif, efisien, dan produktif dibandingkan metode tanam konvensional.

“Harapannya, mekanisasi pertanian ini mampu meningkatkan efisiensi kerja petani sehingga hasil produksi pertanian bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Bantuan alat mesin pertanian dari Kementerian Pertanian tersebut juga diharapkan mampu mengurangi biaya operasional petani, khususnya pada tahap penanaman. Dengan penggunaan Rice Transplanter, biaya tenaga kerja dapat ditekan hingga jutaan rupiah per hektare.

Selain menghemat biaya, penggunaan mesin tanam modern juga mempercepat proses tanam, meningkatkan kerapatan dan keseragaman tanaman, serta mendukung peningkatan produktivitas lahan pertanian.

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar terus berkomitmen mendukung berbagai program modernisasi pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana, pendampingan penyuluh, serta kolaborasi dengan pemerintah pusat guna mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page