Polman Naik Peringkat KLA Sulbar, Sekda Sebut Perbaikan Evidence Jadi Kunci

Mardianto
15 Mei 2026 20:31
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polman — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mencatat peningkatan signifikan dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Provinsi Sulawesi Barat. Dari posisi terbawah, Polman kini berhasil menempati peringkat kedua se-Sulbar dengan skor sementara mencapai 920 poin.

Capaian tersebut dipaparkan Sekretaris Daerah (Sekda) Polman, Nursaid, saat menggelar diskusi santai bersama wartawan di rumah jabatan Sekda, Kamis (15/5/2026).

Nursaid mengungkapkan, peningkatan nilai KLA tersebut diperoleh setelah dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendokumentasian data atau evidence.

Menurutnya, rendahnya nilai Polman pada penilaian sebelumnya bukan disebabkan minimnya program perlindungan anak, melainkan lemahnya dokumentasi administrasi.

“Persoalannya hanya pada evidence dan dokumentasi. Banyak kegiatan sudah dilaksanakan, tetapi bukti fisiknya tidak terarsipkan dengan baik,” ujar Nursaid.

Untuk mengejar ketertinggalan, Pemkab Polman bergerak cepat dengan mengumpulkan seluruh camat, tim teknis, dan operator guna mempercepat proses penginputan data.

Bahkan, Sekda menginstruksikan tim operator melakukan “karantina” di Kantor Bappeda agar seluruh dokumen pendukung dapat diunggah sebelum batas waktu penilaian berakhir.

Strategi tersebut membuahkan hasil. Pada malam terakhir pengunggahan data, posisi Polman sempat berada di peringkat pertama sebelum akhirnya disalip Kabupaten Mamuju dengan selisih sekitar 20 poin.

“Alhamdulillah, data kita melejit. Kita sempat di posisi pertama sekitar pukul 23.00 WITA, tetapi kemudian Mamuju kembali memasukkan data mereka sehingga kita berada di posisi kedua,” jelasnya.

Meski demikian, capaian tersebut dinilai menjadi lonjakan besar dibandingkan penilaian sebelumnya yang hanya berada di kisaran 700 poin.

Dengan skor sementara mencapai 920 poin, Pemkab Polman optimistis mampu naik ke kategori Madya dalam penilaian Kabupaten Layak Anak tahun ini.

Saat ini, pemerintah daerah tengah mempersiapkan tahapan lanjutan berupa verifikasi dan klarifikasi lapangan untuk memastikan seluruh data yang diunggah sesuai kondisi riil.

“Masih ada verifikasi lapangan. Jika semua data terbukti valid, skor kita bisa bertambah lagi. Kami berharap dukungan semua pihak agar Polman dapat meraih hasil maksimal,” pungkas Nursaid.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x