

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Seragam loreng itu tak hanya berdiri memberi komando. Di tengah terik matahari yang menyengat di Desa Lenggo, Komandan Satgas TMMD ke-127 dari Kodim 1402/Polman, Letkol Inf Ikhwan Arifin, justru memilih berada di barisan pekerja.
Rabu (18/2/2026), ia terlihat mendorong gerobak berisi campuran semen bersama warga. Keringat mengalir di wajahnya, menyatu dengan debu jalan yang sedang dicor. Di medan hutan yang berat, penuh tanjakan dan jalur sempit, sang komandan melepaskan tongkat komando dan menggenggam gagang gerobak.
“Di sini tidak ada komandan dan anak buah. Kita sama-sama bekerja. Kalau masyarakat mau beramal, saya juga mau. Ini ibadah,” ujarnya di sela kegiatan pengecoran jalan.
Aksi spontan itu terjadi saat proses pekerjaan berlangsung padat. Melihat ritme pekerjaan yang tinggi, ia turun langsung membantu mengangkut material menuju titik pengecoran.
Bagi sekitar 400 kepala keluarga atau kurang lebih 2.000 jiwa masyarakat Lenggo, jalan tersebut bukan sekadar infrastruktur. Jalan itu adalah akses menuju layanan kesehatan, pendidikan, serta penggerak ekonomi yang selama ini terhambat akibat kondisi jalan rusak.
Kehadiran Dansatgas di tengah barisan pekerja memberi suntikan semangat tersendiri. Beberapa warga tampak mempercepat langkah, seolah tak ingin kalah dari pemimpin yang ikut berkeringat bersama mereka.
“Beliau bukan cuma datang melihat dan menunjuk. Beliau ikut kerja. Itu yang bikin kami tambah semangat,” kata salah seorang warga yang turut mendorong material.
Momen tersebut menjadi gambaran nyata semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Pengecoran jalan yang terus dikebut tak hanya memperlihatkan progres pembangunan fisik, tetapi juga memperlihatkan kebersamaan yang tumbuh dari kerja nyata.
Di bawah terik matahari ekstrem, keringat yang jatuh ke tanah Lenggo seakan menjadi saksi bahwa pembangunan ini bukan sekadar tugas, melainkan amanah bagi masyarakat.
TMMD ke-127 pun menjadi bukti bahwa di lapangan, pangkat bisa melebur dalam kerja, dan kepemimpinan hadir bukan dari perintah, melainkan dari teladan.


Tidak ada komentar