

Kabareditorial.com, Bogor — PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM), subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard (MEPS), menggelar kegiatan endorsement pandu bagi tenaga pemandu kapal sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan standar pelayanan maritim.
Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 April 2026, di Pusat Manajemen dan Logistik Indonesia (PMLI), Ciawi, Bogor, bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL).
Program endorsement ini merupakan bagian dari proses perpanjangan dan pengaktifan kembali sertifikat pandu, khususnya Surat Izin Memandu (SIM), yang menjadi syarat utama bagi pandu dalam menjalankan tugas profesional di lapangan.
Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan pandu aktif PT Pelindo Jasa Maritim.
Untuk mendukung efektivitas pelatihan dan evaluasi kompetensi, kegiatan dilaksanakan dalam lima angkatan (batch). Sistem bertahap tersebut diterapkan agar setiap peserta memperoleh pembekalan dan asesmen secara lebih optimal dan terfokus.
Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim menegaskan kegiatan endorsement menjadi langkah penting dalam menjaga standar keselamatan pelayaran sekaligus meningkatkan kualitas layanan pemanduan kapal di wilayah perairan Indonesia.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperpanjang sertifikasi pandu, tetapi juga menjadi sarana penyegaran pengetahuan serta penyesuaian terhadap regulasi terbaru di sektor transportasi laut,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kompetensi pandu menjadi faktor penting dalam mendukung keselamatan navigasi kapal, kelancaran arus logistik, serta efisiensi operasional di pelabuhan.
Melalui kegiatan ini, SPJM berharap seluruh tenaga pandu dapat terus meningkatkan profesionalisme dan kemampuan teknis, sehingga mampu mendukung terciptanya sistem transportasi laut yang aman, efisien, dan berdaya saing tinggi.
Sebagai bagian dari transformasi Pelindo Group, SPJM terus berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia dan layanan operasional guna mendukung pertumbuhan sektor maritim nasional.


Tidak ada komentar