

Kabareditorial.com, Makassar — Telkomsel menyiapkan langkah antisipasi menghadapi lonjakan penggunaan jaringan selama periode mudik Ramadan dan Idulfitri 2026 di wilayah Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan (Pamasuka).
Vice President Area Network Operation Pamasuka, Angky Arif Priyagung, mengatakan pihaknya akan meninjau ulang sejumlah kantong Point of Interest (POI) yang berpotensi mengalami peningkatan trafik komunikasi.
Beberapa lokasi yang menjadi perhatian antara lain kawasan Boyong di Kabupaten Jeneponto yang dikenal sebagai titik transit pemudik, serta wilayah Bulukumba Timur yang merupakan kawasan wisata bahari dan diperkirakan akan mengalami peningkatan kunjungan masyarakat selama musim libur Lebaran.
Menurut Angky, Telkomsel telah melakukan analisis terhadap berbagai titik yang berpotensi menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode mudik.
“Kami sudah mengidentifikasi sejumlah kantong aktivitas masyarakat yang berpotensi mengalami peningkatan trafik. Titik-titik tersebut akan terus kami pantau untuk memastikan kapasitas jaringan tetap terjaga,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kesiapan jaringan tidak hanya difokuskan pada titik-titik POI, tetapi juga mencakup seluruh jalur mobilitas masyarakat yang berpotensi mengalami lonjakan penggunaan layanan.
“Kami memastikan bukan hanya kapasitas jaringan yang siap, tetapi juga dari sisi cakupan atau coverage agar konektivitas tetap optimal di berbagai wilayah,” jelasnya.
Selain itu, Telkomsel juga terus memantau dinamika di lapangan, termasuk kemungkinan adanya kegiatan atau event lokal yang dapat memicu lonjakan penggunaan jaringan di wilayah tertentu.
Dengan pemantauan dan persiapan tersebut, Telkomsel berharap kualitas layanan komunikasi tetap stabil dan mampu mendukung kebutuhan masyarakat selama perjalanan mudik maupun saat merayakan Idulfitri.


Tidak ada komentar