Rekayasa Begal di Polman Terbongkar, Pemuda Lukai Diri Sendiri karena Terlilit Utang

Mardianto
15 Apr 2026 10:02
Hukrim 0
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Seorang pemuda di Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar, membuat geger setelah mengaku menjadi korban begal. Namun, kasus tersebut akhirnya terungkap sebagai rekayasa.

Pemuda bernama Arham (24) sebelumnya melaporkan dirinya menjadi korban pencurian dengan kekerasan oleh tiga orang pelaku bersenjata tajam pada Selasa malam (14/4/2026) sekitar pukul 21.30 WITA. Informasi tersebut sempat viral di media sosial.

Menindaklanjuti laporan itu, aparat dari Polsek Tinambung langsung melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa korban untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, hasil penyelidikan polisi mengungkap fakta mengejutkan. Arham mengakui bahwa cerita pembegalan tersebut hanyalah rekayasa.

Kapolsek Campalagian, Harifuddin, menjelaskan bahwa aksi itu dilakukan karena pelaku terlilit utang dan takut diketahui oleh keluarganya.

Diketahui, Arham memiliki utang sekitar Rp6,8 juta. Untuk memperkuat ceritanya, ia bahkan nekat melukai dirinya sendiri menggunakan pecahan kaca di sekitar Masjid Raya Wonomulyo.

Selain itu, motor miliknya ternyata telah digadaikan sejak Maret 2026 di Kabupaten Sidenreng Rappang senilai Rp6 juta. Ia juga memiliki pinjaman online sebesar Rp800 ribu dan sempat meminta uang kepada keluarga dengan alasan memperbaiki ponsel.

“Yang bersangkutan telah membuat surat pernyataan dan kami berikan pembinaan bersama keluarganya agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Harifuddin.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, guna menghindari kepanikan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x