Unismuh Makassar Tembus THE Impact Rankings 2025, Kampus Swasta Satu-satunya dari Indonesia Timur

Mardianto
20 Jun 2025 13:52
3 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali mencetak sejarah dalam dunia pendidikan tinggi, dengan masuknya kampus tersebut dalam daftar pemeringkatan internasional Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2025.

Pencapaian ini menandai Unismuh sebagai satu-satunya perguruan tinggi swasta di Indonesia Timur yang berhasil menembus pemeringkatan bergengsi berbasis kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs).

Di Sulawesi Selatan, hanya dua perguruan tinggi yang berhasil masuk dalam pemeringkatan ini, yakni Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Unismuh Makassar.

Pencapaian ini sekaligus menempatkan Unismuh sebagai bagian dari sepuluh Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) yang masuk dalam THE Impact Rankings tahun ini.

Dari daftar tersebut, Unismuh Makassar menempati peringkat keempat, setelah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Muhammadiyah University of Purwokerto, dan Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Pemeringkatan THE Impact Rankings berbeda dari pemeringkatan akademik pada umumnya. Fokus utama penilaian adalah pada kontribusi universitas terhadap pembangunan berkelanjutan, termasuk aspek pengajaran, riset, pengabdian kepada masyarakat, dan tata kelola kelembagaan.

Dalam edisi tahun ini, Unismuh dinilai unggul dalam tiga indikator utama, yaitu Zero Hunger (SDG 2), Quality Education (SDG 4), dan Decent Work and Economic Growth (SDG 8).

Unismuh menempati posisi 401–600 dari 955 institusi dunia dalam indikator SDG 2, dengan skor 45,0, yang menyoroti kontribusi nyata kampus dalam mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk program penanganan kelaparan mahasiswa serta peran lulusannya di bidang pertanian.

Pada indikator SDG 4, kampus ini juga meraih peringkat 401–600 dari 1.975 institusi dengan skor 57,1, berkat komitmennya terhadap mutu pendidikan dan pembelajaran sepanjang hayat.

Sementara untuk SDG 8, Unismuh mencatat skor 49,1 dan menempati posisi 601–800 dari 1.350 institusi, dengan penilaian unggul pada praktik ketenagakerjaan yang sehat serta jaminan kerja bagi tenaga kampus.

Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abdul Rakhim Nanda, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pencapaian tersebut, terutama Tim Pemeringkatan Unismuh. Ia menyebut capaian ini sebagai hasil dari kerja keras kolaboratif lintas unit di lingkungan kampus.

“Terima kasih kepada tim kerja, Pak Hartono Bancong sebagai Ketua Tim, bersama Bu Rahmi, Pak Amrullah, bersama seluruh tim. Tanpa kolaborasi lintas unit dan dedikasi penuh, prestasi ini tidak akan mungkin diraih. Ini adalah momentum penting yang harus dijaga untuk mendorong inovasi dan peningkatan kualitas layanan pendidikan,” ujar Rakhim, Rabu, (18/6).

Wakil Rektor IV Unismuh, Dr. Burhanuddin, menilai keberhasilan ini sebagai pijakan strategis untuk memperkuat daya saing institusi di tingkat global. Menurutnya, keberadaan Unismuh dalam THE Impact Rankings merupakan dorongan untuk terus berbenah dan menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks.

“Kami berharap posisi ini mendorong institusi untuk semakin adaptif menghadapi tantangan global,” ujarnya.

THE Impact Rankings merupakan instrumen pemeringkatan global yang semakin relevan di era perubahan sosial dan lingkungan saat ini. Masuknya Unismuh Makassar dalam daftar ini menjadi bukti bahwa kampus dari Indonesia Timur, khususnya dari sektor perguruan tinggi swasta, mampu menunjukkan kiprah dan kontribusinya dalam membangun masyarakat yang berkelanjutan dan berdaya.

Unismuh tak hanya mengukir prestasi, tetapi juga memperkuat posisinya dalam peta pendidikan tinggi dunia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x