KKP RI Survei Lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Polman, Dua Kecamatan Diusulkan

Mardianto
15 Apr 2026 08:56
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Tim Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KKP) melakukan survei lokasi rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, selama dua hari pada 14–15 April 2026.

Survei ini menjadi langkah awal dalam penentuan lokasi pengembangan kampung nelayan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya di sektor perikanan.

Dua wilayah yang diusulkan sebagai lokasi prioritas yakni Kecamatan Campalagian dan Kecamatan Binuang. Secara spesifik, Desa Laliko di Kecamatan Campalagian direncanakan sebagai pusat kawasan (hub), sementara Desa Tonyaman di Kecamatan Binuang sebagai desa penyangga.

Kegiatan diawali dengan audiensi antara tim KKP RI dan Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan Polewali Mandar yang dipimpin Kepala Dinas, H. Ahmad Kilang, di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Kilang menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim KKP RI serta berharap program KNMP dapat segera direalisasikan di daerahnya.

“Program ini diharapkan mampu mendorong pengembangan ekonomi perikanan dari hulu hingga hilir, dengan dukungan produksi ikan dari kawasan Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.

Usai audiensi, tim langsung melakukan peninjauan lapangan ke Desa Laliko dan Desa Tonyaman. Kegiatan ini turut didampingi jajaran dinas terkait, pemerintah desa, ketua kelompok nelayan, serta masyarakat setempat.

Program KNMP sendiri diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi perikanan, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi pesisir melalui pengelolaan yang terintegrasi.

Dengan adanya survei ini, Polewali Mandar berpeluang menjadi salah satu daerah pengembangan kampung nelayan modern yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kelautan di Sulawesi Barat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page