

Kabareditorial.com, Polewali Mandar —Toko pakaian VW Store Pekkabata di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, diserbu warga yang berburu pakaian menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Sejak beberapa hari terakhir, ratusan warga dari berbagai wilayah di Polewali Mandar bahkan dari luar daerah datang untuk membeli pakaian lebaran, khususnya baju anak-anak. Antusiasme warga membuat suasana toko dipadati pengunjung yang saling berdesakan untuk masuk dan berbelanja.
Banyaknya warga yang datang berbelanja di toko tersebut karena pakaian yang dijual dinilai memiliki kualitas baik dengan harga yang relatif terjangkau dibandingkan toko lainnya.
Para pembeli bahkan rela menunggu berjam-jam di depan toko sebelum dibuka agar bisa mendapatkan pakaian lebaran untuk anak mereka.
Salah seorang warga Batetangnga, Indah, mengaku datang sejak pukul 05.00 WITA usai menunaikan salat subuh demi berburu pakaian lebaran anaknya.
Menurutnya, pakaian yang dijual di toko tersebut memiliki kualitas bagus dengan harga yang ramah di kantong.
“Saya datang habis salat subuh supaya bisa dapat baju untuk anak. Di sini kualitasnya bagus dan harganya terjangkau. Tapi memang harus berjuang karena banyak sekali orang yang datang belanja,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik VW Store Pekkabata, Ana, mengatakan tokonya memang selalu ramai dikunjungi warga setiap menjelang Lebaran.
Menurutnya, pakaian yang paling banyak diburu pengunjung adalah baju lebaran anak-anak.
“Menjelang Lebaran memang selalu ramai. Yang paling banyak dicari itu pakaian anak-anak. Banyak orang datang karena katanya murah dan kualitasnya bagus,” jelas Ana.
Ia menambahkan, sebagian besar pakaian yang dijual di tokonya didatangkan langsung dari Jakarta dan dipesan dari pabrik sehingga harganya bisa lebih terjangkau.
Karena jumlah pengunjung yang terus membludak setiap hari, pihak toko menerapkan sistem kupon untuk mengatur jumlah pembeli yang masuk ke dalam toko.
Langkah tersebut dilakukan agar kondisi di dalam toko tetap aman dan tidak terlalu padat.
“Kami menggunakan kupon karena toko tidak sanggup menampung semua orang sekaligus. Ini juga untuk menjaga keamanan dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.


Tidak ada komentar