Tak Tergoyahkan di Tengah Gempuran Brand Baru, Toyota Masih Jadi Raja Jalanan

Mardianto
25 Mei 2026 18:51
3 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Di tengah derasnya gempuran merek-merek otomotif baru yang masuk ke pasar Indonesia, dominasi Toyota tampaknya masih belum tergoyahkan. Kepercayaan masyarakat terhadap brand asal Jepang tersebut tetap tinggi, terutama karena dinilai unggul dari sisi kenyamanan, efisiensi bahan bakar, layanan purna jual hingga kemudahan mendapatkan suku cadang.

Fenomena itu juga dirasakan langsung oleh salah satu pengguna setia Toyota, Andi Rahmat Salim. Pegawai Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan itu mengaku, dirinya sudah dua kali memiliki kendaraan pribadi dan keduanya selalu memilih Toyota.

“Pertama saya pakai Toyota Agya tahun 2021. Setelah itu, di tahun 2024 saya upgrade ke Toyota Yaris. Sampai sekarang tetap nyaman pakai Toyota,” ujar pria kelahiran Selayar itu.

Menurut Andi, ada banyak alasan yang membuat dirinya tetap loyal menggunakan kendaraan Toyota meski kini banyak merek baru menawarkan berbagai fitur dan teknologi modern.

“Kalau saya pribadi, Toyota itu irit, performanya bagus, dan yang paling penting spare part gampang didapat. Bengkel resmi juga banyak, jadi lebih tenang kalau mau servis,” katanya.

Ia juga menilai nilai jual kembali kendaraan Toyota masih sangat stabil dibanding sejumlah merek lainnya. Hal itu menjadi pertimbangan penting bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan untuk penggunaan jangka panjang.

“Selain nyaman dipakai harian, resale value-nya juga bagus. Jadi menurut saya masih sangat worth it,” tambahnya.

Sementara itu, General Manager Kalla Toyota, Suliadin mengatakan, dominasi Toyota di pasar otomotif tidak terlepas dari konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas produk dan pelayanan kepada pelanggan.

Menurutnya, meski pasar otomotif saat ini semakin kompetitif dengan hadirnya berbagai merek baru, Toyota tetap mampu mempertahankan kepercayaan konsumen karena telah memiliki ekosistem layanan yang kuat dan tersebar luas.

“Baru-baru ini kami juga melihat antusiasme masyarakat terhadap produk Toyota masih sangat tinggi. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan pelanggan terhadap Toyota tetap terjaga,” ujarnya baru – baru ini di Mall MARI.

Ia menambahkan, Toyota terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar, termasuk menghadirkan kendaraan ramah lingkungan serta peningkatan layanan digital bagi pelanggan.

“Kami tidak hanya fokus pada penjualan unit, tetapi juga bagaimana memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan mulai dari pembelian hingga layanan after sales,” jelasnya.

Di tengah perubahan tren industri otomotif nasional, Toyota dinilai masih menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia. Kombinasi antara kualitas produk, efisiensi, jaringan layanan luas serta kepercayaan yang telah terbangun selama puluhan tahun menjadi faktor utama yang membuat Toyota tetap merajai pasar otomotif nasional.

Ia menjelaskan, dari market share Toyota sebesar 36 persen pada April 2026, kendaraan paling laris masih ditempati Toyota Calya yang menjadi raja di segmen LCGC atau kendaraan murah berkapasitas tujuh penumpang dengan market share mencapai 22 persen.

“Posisi kedua ditempati Toyota Rush dengan market share 20 persen. Mobil SUV 7-seater ini masih diminati karena tangguh di berbagai medan,” jelasnya.

Selain itu, kendaraan elektrifikasi Toyota juga mulai menunjukkan tren positif di pasar. Varian hybrid tercatat memiliki market share sebesar 11 persen.

“Varian hybrid seperti New Veloz Hybrid juga terus mengalami peningkatan peminat karena dikenal irit bahan bakar dengan perpaduan mesin bensin dan listrik,” tambah Suliadin.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x