

Kabareditorial.com, Polman — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggencarkan sosialisasi penanganan sampah dan kebersihan di Pasar Tradisional Wonomulyo.
Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut hasil rapat bersama DPRD Kabupaten Polewali Mandar terkait persoalan sampah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, khususnya di kawasan pasar ikan Kecamatan Wonomulyo, Sabtu (11/1/2026).
Sebagai langkah konkret, Satpol PP Polman melaksanakan pengawasan dan penertiban di sejumlah titik yang kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah sembarangan. Kondisi tersebut selama ini berdampak pada terganggunya aktivitas para pedagang akibat tumpukan sampah yang mengeluarkan bau tidak sedap.
Kehadiran Satpol PP di Pasar Ikan Wonomulyo bertujuan memberikan sosialisasi serta pembinaan kepada para pedagang dan masyarakat sekitar Pasar Induk Wonomulyo dan Pasar Ikan agar tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah di sembarang tempat.
Sebanyak 12 personel Satpol PP diturunkan dan disebar di dua titik strategis, yakni area Pasar Ikan Wonomulyo dan kawasan depan SMA Negeri 1 Wonomulyo. Kedua lokasi tersebut menjadi perhatian karena sering dijadikan tempat pembuangan sampah yang tidak sesuai aturan.
Kegiatan yang dimulai sejak Sabtu sore, 10 Januari 2026, ini dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Polman, Arifin Halim. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah harus ditangani secara serius dan berkelanjutan melalui kolaborasi semua pihak.
“Permasalahan sampah ini tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja. Diperlukan kesadaran dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung pasar, agar Wonomulyo terbebas dari persoalan sampah,” ujar Arifin Halim.
Ia juga menambahkan bahwa Satpol PP Polman akan terus melakukan pengawasan rutin di titik-titik rawan serta berkoordinasi dengan instansi terkait agar permasalahan sampah tidak kembali terulang.
Hingga malam hari, kegiatan pengawasan dan sosialisasi masih berlangsung. Sekretaris Satpol PP Polman, Syarifuddin Wahab, turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan. Lingkungan yang bersih mencerminkan kesadaran dan kepedulian kita terhadap kesehatan dan kenyamanan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pedagang pasar, Didin, membenarkan bahwa penumpukan sampah kerap terjadi di depan ruko penjualan ikan dan sangat mengganggu aktivitas berdagang karena menimbulkan bau busuk. Ia menyebutkan bahwa Ketua DPRD Polman, Fahri Fadly, sebelumnya juga turun langsung ke lapangan melakukan pembersihan dengan menggunakan alat berat.
Para pedagang berharap dengan adanya sosialisasi dan pengawasan dari Satpol PP, kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tidak ada lagi tumpukan sampah yang berserakan di jalan dan lingkungan pasar menjadi lebih bersih, tertib, dan nyaman bagi semua pihak.


Tidak ada komentar