Tak Sekadar Pemadam Api, Damkar Polman Turun ke Selokan Demi Selamatkan Harapan Pelajar

Mardianto
14 Jan 2026 17:47
Berita 0
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polman — Bau menyengat dari selokan tak menyurutkan langkah para personel UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Polewali Mandar. Demi membantu dua pelajar yang dilanda cemas setelah kecelakaan, mereka rela berjibaku di air keruh demi menemukan ponsel dan kunci motor yang terjatuh.

Peristiwa itu terjadi di jalur poros Polman–Majene, tepatnya di Lingkungan Kappung Tanggah, Kelurahan Matakali, Selasa (13/1/2026). Dua pelajar yang berboncengan mengalami kecelakaan tunggal. Mereka selamat tanpa luka, namun kehilangan barang-barang penting yang terjatuh ke dalam selokan: ponsel, kunci remote motor, dan jam tangan.

Dengan wajah panik dan harapan yang tersisa, kedua pelajar itu mendatangi Markas UPTD Damkar Polman di Matakali. Tak butuh waktu lama, satu regu Damkar langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Di bawah terik siang dan genangan air hitam pekat, beberapa personel turun langsung ke dasar selokan. Tangan-tangan mereka menyusuri lumpur menggunakan jaring dan sekop. Bau tak sedap dan air keruh menjadi tantangan, namun tak satu pun petugas mengeluh.

Menit demi menit berlalu. Hingga akhirnya sorak kecil pecah dari warga sekitar. Ponsel dan kunci motor berhasil ditemukan. Wajah para pelajar yang semula tegang berubah cerah. Senyum lega merekah, menandai berakhirnya kecemasan mereka hari itu.

Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, menegaskan bahwa apa yang dilakukan anggotanya adalah bentuk pengabdian tanpa syarat.

“Bagi kami, pelayanan itu tidak dibatasi jenis kejadian. Damkar hadir bukan hanya saat api menyala, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan pertolongan,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).

Ia menyebutkan, delapan personel diterjunkan dengan satu unit armada pemadam untuk mendukung proses pencarian yang memakan waktu sekitar 30 menit. Kondisi drainase yang dalam dan air yang keruh menjadi tantangan tersendiri bagi tim di lapangan.

Aksi sederhana namun penuh makna itu pun menuai apresiasi warga. Bagi dua pelajar tersebut, hari itu bukan hanya tentang barang yang kembali ditemukan, melainkan tentang kepedulian dan harapan, bahwa di saat sulit, selalu ada tangan yang siap menolong.

Damkar Polman kembali mengingatkan para pengendara, khususnya pengguna roda dua, untuk lebih waspada saat melintas di jalur Trans Sulawesi yang bersinggungan langsung dengan saluran air terbuka demi keselamatan bersama.

 

Reporter : Tamrin Labasa

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x