

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Rapat koordinasi turun sawah musim tanam rendengan digelar di Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada 16 April 2026. Pertemuan ini menjadi forum sinkronisasi jadwal tanam sekaligus langkah antisipasi serangan hama dan dampak perubahan iklim.
Rapat dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Hortikultura Polewali Mandar, unsur PU pengairan Maloso Kiri, perwakilan Kementerian Pertanian, koordinator lapangan wilayah Tanango, Kepala Desa Tonrolima, penyuluh pertanian lapangan (PPL), BPP Matakali, serta kelompok tani dan petani setempat.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Hortikultura Polman menegaskan, turun sawah serentak menjadi strategi utama untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menekan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT).
Menurutnya, keserempakan masa tanam dapat memutus siklus hama dan berdampak langsung pada peningkatan hasil panen serta kesejahteraan petani.
Rapat tersebut juga mengacu pada prakiraan cuaca dari BMKG yang memprediksi potensi kemarau akibat fenomena El Nino pada Agustus 2026. Kondisi ini menjadi pertimbangan dalam penentuan jadwal tanam agar tidak terdampak kekeringan.
Berdasarkan hasil kesepakatan, pengolahan lahan dan penaburan benih dijadwalkan berlangsung pada 25 April hingga 10 Mei 2026. Sementara masa tanam ditetapkan pada 20 Mei hingga 10 Juni 2026.
Petani juga dianjurkan menggunakan benih bersertifikat, seperti varietas Mekongga, Ciherang, dan Inpari 42 yang dinilai memiliki masa panen relatif cepat serta lebih tahan terhadap serangan hama.
Selain penjadwalan tanam, rapat turut membahas kesiapan infrastruktur irigasi, distribusi pupuk bersubsidi, serta langkah pengendalian hama terpadu. Koordinasi lintas sektor dinilai penting untuk memastikan seluruh tahapan, mulai dari pengolahan lahan hingga panen, berjalan sesuai rencana.
Melalui kesepakatan ini, pemerintah daerah bersama petani menargetkan peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.


Tidak ada komentar