Perbankan Syariah Sulsel Tumbuh 30,80 Persen, Pembiayaan Capai Rp19,35 Triliun

Mardianto
4 Agu 2026 11:19
1 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Industri perbankan syariah di Sulawesi Selatan mencatat pertumbuhan signifikan hingga Juni 2026. Total asetnya mencapai Rp23,89 triliun atau meningkat 30,80 persen secara tahunan.

Pertumbuhan juga terlihat pada penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp16,18 triliun atau tumbuh 30,62 persen. Sementara pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp19,35 triliun atau meningkat 24,28 persen.

Kepala Direktorat Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Sulselbar, Ahmad Murad, menilai perkembangan tersebut menunjukkan potensi industri keuangan syariah di daerah masih terbuka untuk terus dikembangkan.

“Pertumbuhan perbankan syariah ini menjadi peluang bagi industri untuk memperluas layanan dan meningkatkan pembiayaan ke sektor produktif. Kami juga mendorong agar inovasi produk perbankan syariah tetap memperhatikan tata kelola, kualitas pembiayaan, dan prinsip kehati-hatian.”

Pertumbuhan aset perbankan syariah tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan aset perbankan secara keseluruhan yang mencapai 5,99 persen.

Begitu pula dengan penghimpunan dana dan pembiayaan syariah yang masing-masing tumbuh di atas 24 persen.

Perkembangan ini membuka peluang bagi perbankan syariah untuk memperluas jangkauan layanan, termasuk kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Penguatan kualitas produk dan pembiayaan menjadi penting agar pertumbuhan industri keuangan syariah dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page