

Kabareditorial.com, Makassar — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar mencatat lebih dari 1,6 juta warga telah terjangkau program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) hingga pertengahan 2025. Program ini menyasar seluruh lapisan masyarakat melalui edukasi langsung, media sosial, dan platform digital.
Kepala OJK Sulselbar, Moch. Muchlasin, mengatakan peningkatan literasi keuangan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi. “Kami ingin masyarakat mampu mengambil keputusan finansial yang tepat dan terhindar dari jebakan pinjaman online ilegal atau investasi bodong,” ujarnya.
Berbagai program seperti SiMOLEK Edutainment, talkshow radio, penayangan iklan layanan masyarakat di bioskop, hingga pembentukan 841 duta literasi telah digelar untuk menjangkau hingga pelosok desa.
Menurut Muchlasin, peran duta literasi sangat strategis. “Mereka adalah agen perubahan di masyarakat. Melalui KKN mahasiswa atau kunjungan kampus, pesan literasi bisa tersampaikan dengan efektif,” katanya.
OJK juga memanfaatkan Learning Management System Edukasi Keuangan (LMSKU) yang telah digunakan 3.929 akun di Sulsel. Platform ini memungkinkan masyarakat belajar keuangan kapan saja dan di mana saja.
Selain itu, program Layarku menjangkau 1.703 desa, memberikan literasi sekaligus membuka akses keuangan melalui agen bank dan merchant QRIS. “Kami tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga membuka pintu akses layanan keuangan,” tegas Muchlasin.
Ke depan, OJK akan memperluas cakupan program ke sektor-sektor potensial seperti nelayan, petani, dan pelaku usaha kreatif.


Tidak ada komentar