Hukrim  

Kajari Selayar Sebut Pemberantasan Korupsi Harus Masif

Kabareditorial.com, Makassar — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kepulauan Selayar, Hendra Syarbaini menegaskan pemberantasan korupsi harus dilakukan secara masif.

Hendra merujuk pada praktik korupsi yang saat ini semakin meluas. Korupsi kini tidak hanya terjadi di pemerintah pusat, tetapi meluas hingga pemerintah kabupaten/kota dan bahkan desa.

Hendra mengatakan, korupsi bukan hanya sekadar tindakan kejahatan yang merugikan negara, tetapi juga merugikan perekonomian sehingga banyak tujuan negara atau daerah tidak terwujud karena banyaknya kasus korupsi.

“Perlu sentuhan moral dan hati nurani setiap aparatur pemerintah baik pusat terlebih didaerah, karena dampak korupsi dapat merusak organisasi haluan negara, menghambat pertumbuhan pembangunan dan investasi,” Kata Kajari Selayar, Hendra Syarbaini.

Menurutnya, pemberatasan korupsi yang masif perlu dilakukan dengan melibatkan banyak pihak termasuk masyarakat. Penegakan hukum, kata Hendra, tidak akan efektif tanpa dukungan dan peran serta masyarakat.

Ia menyampaikan perlunya komitmen bersama antara aparat penegak hukum termasuk kejaksaan dengan seluruh elemen masyarakat untuk terus memerangi korupsi yang semakin merajalela.

“Perlu komitmen bersama untuk melaksanakan program-program yang berkaitan dengan pencegahan tindak pidana korupsi. Tdak hanya secara parsial, bukan hanya aparat penegak hukum saja, namun seluruh lapisan masyarakat. Jika tidak kita akan terus berperang melawan korupsi sampai akhir zaman,” Jelas Hendra.

Sebelumnya, Kajari Selayar, Hendra Syarbaini membawakan materi pada acara persiapan penyusunan laporan keuangan tahunan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Benteng, Kabupaten Selayar, Rabu (13/12/2023).

Hendra turut memberikan apresiasi kepada Kepala KPPN Benteng yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut dan dirangkaikan dengan peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia (HAKORDIA) 2023.

 

Laporan : Wahyu Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *