DP2 Makassar Dorong Pertanian Ramah Lingkungan Lewat Inovasi Pupuk JAKABA

Mardianto
24 Jul 2026 22:57
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar terus mendorong pengembangan Urban Farming berbasis inovasi masyarakat. Hal itu dilakukan melalui kunjungan ke lokasi Urban Farming di Kelurahan Balla Parang, Kecamatan Rappocini, Jumat (24/7/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin Kepala DP2 Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pertanian dan Kepala Bidang Perikanan Budidaya.

Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau langsung proses pembuatan Pupuk JAKABA (Jamur Keberuntungan Abadi) yang dikembangkan masyarakat sebagai salah satu inovasi dalam mendukung pertanian ramah lingkungan.

JAKABA merupakan pupuk yang memanfaatkan mikroorganisme alami untuk membantu meningkatkan kesuburan tanah dan mendukung pertumbuhan serta produktivitas tanaman.

Aulia mengatakan, inovasi yang lahir dari masyarakat menjadi bagian penting dalam pengembangan Urban Farming di Kota Makassar.

“Kami melihat ada inovasi yang sangat baik dari masyarakat melalui pembuatan JAKABA. Ini menunjukkan bahwa Urban Farming tidak hanya berbicara tentang bagaimana menanam, tetapi juga bagaimana masyarakat bisa mengembangkan metode yang ramah lingkungan dan sesuai dengan kondisi di wilayahnya,” ujar Aulia.

Menurutnya, pemanfaatan bahan dan mikroorganisme alami dalam proses budidaya dapat menjadi alternatif untuk mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan.

“Kita ingin mendorong pertanian yang tidak hanya produktif, tetapi juga ramah lingkungan. Inovasi seperti JAKABA ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan kesuburan tanah sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan-bahan kimia,” katanya.

Aulia menambahkan, pengembangan Urban Farming membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat dan pemerintah setempat. Sinergi tersebut diperlukan agar berbagai inovasi yang berkembang di tingkat masyarakat dapat terus didukung dan dikembangkan.

DP2 Makassar pun berkomitmen memperkuat pendampingan serta kolaborasi dalam pengembangan Urban Farming di berbagai wilayah.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan perkotaan, memperkuat pemberdayaan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang berkelanjutan di Kota Makassar sejalan dengan visi Makassar Mulia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x