

Kabareditorial.com, Makassar – Briton English Education mempercepat perluasan kolaborasi dengan pemerintah daerah di Sulawesi Selatan melalui penandatanganan dua nota kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Takalar dan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dalam kurun waktu kurang dari sepekan.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan kompetensi bahasa Inggris berstandar internasional.
Sebagai Authorized Centre Cambridge Assessment English (University of Cambridge, UK), Briton akan mendampingi kedua pemerintah daerah dalam pengembangan pembelajaran bahasa Inggris, mulai dari peningkatan kompetensi guru, penguatan sistem pembelajaran berbasis Common European Framework of Reference for Languages (CEFR), hingga penyelenggaraan sertifikasi internasional bagi peserta didik, tenaga pendidik, pendidikan vokasi, dan aparatur sipil negara (ASN).
Kerja sama pertama dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Takalar pada 28 Juli 2026. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye dan Direktur Briton English Education Sirajuddin Tenri di Gedung Wisma Kalla, Makassar. Penandatanganan tersebut turut difasilitasi oleh Konsulat Australia di Makassar dan dihadiri Konsul Jenderal Australia Todd Dias.
Selang sepekan kemudian, tepatnya pada 4 Agustus 2026, Briton kembali menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim bersama Direktur Briton English Education di Hotel Claro Makassar.
Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, mengatakan peningkatan kualitas guru menjadi fondasi utama dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas.
“Kami ingin guru-guru Takalar mendapatkan standar pelatihan yang jelas dan bertahap. Kalau kualitas pendidiknya meningkat, murid akan memperoleh manfaat yang lebih besar, sehingga program Sekolah Berbahasa Inggris bisa dibangun dengan fondasi yang kuat, bukan sekadar menjadi nama program,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, menilai penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing generasi muda di tingkat global.
“Kemitraan bersama Briton English Education yang didukung Cambridge Assessment English merupakan bagian dari komitmen besar kami dalam meningkatkan kualitas daya saing anak-anak dan ASN di Luwu Utara. Kita ingin memastikan generasi muda tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal, tetapi juga percaya diri di panggung global,” katanya.
Direktur Briton English Education, Sirajuddin Tenri, menjelaskan bahwa kerja sama yang terjalin dengan dua pemerintah daerah tersebut menunjukkan semakin besarnya komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Menurutnya, Briton tidak hanya menyediakan pelatihan bahasa Inggris, tetapi juga menghadirkan sistem pembinaan yang terintegrasi, mulai dari pemetaan kompetensi, pelatihan guru, pengembangan kurikulum berbasis CEFR, hingga sertifikasi internasional yang diakui secara global.
“Penandatanganan MoU dengan Kabupaten Takalar dan Kabupaten Luwu Utara dalam waktu satu minggu ini menjadi bukti komitmen Briton untuk mendukung peningkatan kualitas SDM Sulawesi Selatan. Kami ingin menghadirkan pendampingan yang komprehensif sehingga guru, siswa, maupun ASN memiliki kompetensi bahasa Inggris yang mampu bersaing secara internasional,” ujar Sirajuddin.

Kolaborasi tersebut juga mendukung implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 tentang penguatan pembelajaran bahasa Inggris di sekolah.
Melalui kemitraan ini, Briton akan melakukan berbagai program pendampingan, di antaranya assessment kompetensi, teacher training, penguatan pendidikan vokasi dan Balai Latihan Kerja (BLK), serta penyelenggaraan uji kompetensi Cambridge sebagai tolok ukur kemampuan bahasa Inggris peserta.
Briton menilai penguasaan bahasa Inggris tidak lagi sekadar menjadi kemampuan tambahan, melainkan bagian dari kebutuhan utama dalam menghadapi persaingan global, perkembangan teknologi, dan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Dengan bertambahnya kemitraan bersama Kabupaten Takalar dan Kabupaten Luwu Utara, Briton English Education optimistis dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Selatan melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik, peningkatan kompetensi peserta didik, serta pengembangan SDM daerah yang berdaya saing internasional. Kolaborasi ini diharapkan menjadi model pengembangan pendidikan berbasis standar global yang dapat direplikasi oleh daerah lain di Indonesia.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar