Jelang Iduladha, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Pekkabata Polman Naik

Mardianto
22 Mei 2026 16:16
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polman — Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan bahan pokok di Pasar Sentral Pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar mengalami kenaikan.

Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya cabai, tomat, dan ayam potong. Kenaikan harga ayam potong diduga dipicu meningkatnya harga pakan ternak dalam beberapa pekan terakhir.

Sementara itu, harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras terpantau masih relatif stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan.

Untuk memastikan kondisi harga di pasaran, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Koperasi bersama sejumlah instansi terkait menggelar inspeksi mendadak atau sidak gabungan di Pasar Sentral Pekkabata.

Sidak tersebut melibatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Polewali Mandar serta Polres Polewali Mandar guna memantau langsung perkembangan harga kebutuhan pokok menjelang Iduladha.

Kepala Bagian Ekonomi Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Kaharuddin, mengatakan beberapa bahan pokok memang mengalami kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.

“Komoditas yang mengalami kenaikan di antaranya lombok, tomat, dan ayam potong. Harga ayam potong naik dari Rp60 ribu menjadi Rp65 ribu per ekor. Kenaikan ini diduga dipengaruhi naiknya harga pakan ternak,” ujarnya.

Ia mengatakan pemerintah daerah masih akan terus memantau perkembangan harga dalam sepekan ke depan menjelang Iduladha.

“Untuk perkembangan selanjutnya kita masih melihat situasi pasar, apakah harga tetap stabil atau kembali mengalami kenaikan,” katanya.

Kaharuddin menegaskan, Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar siap melakukan operasi pasar apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan dan memberatkan masyarakat.

“Kalau terjadi lonjakan harga, pemerintah akan melakukan operasi pasar di sejumlah titik untuk membantu masyarakat. Kita tahu setiap perayaan keagamaan kebutuhan masyarakat meningkat hingga dua kali lipat,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan komitmen pemerintah daerah sesuai arahan Bupati Polewali Mandar untuk terus memperhatikan kondisi masyarakat.

“Pemerintah harus cepat mengambil tindakan dan tidak membiarkan masyarakat kesulitan akibat kenaikan harga kebutuhan pokok. Kalau masih bisa dibantu, tentu akan kita bantu. Pemerintah harus peka terhadap kebutuhan masyarakat karena itu adalah amanah,” tambahnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x