

Kabareditorial.com, Makassar — Astra Motor Sulawesi Selatan kembali menggelar edukasi safety riding bagi kalangan pelajar dengan menyasar sekitar 50 siswa SMK Tri Tunggal 45 Makassar.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan sekolah kejuruan, khususnya pada jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), guna meningkatkan pemahaman siswa terkait budaya keselamatan berkendara.
Sebagai salah satu sekolah binaan Astra Motor Sulsel, para siswa tidak hanya dibekali kemampuan teknis otomotif, tetapi juga pemahaman penting mengenai keselamatan berkendara di jalan raya.
Edukasi safety riding dipandu langsung oleh instruktur safety riding Astra Motor Sulsel, Wanny.
Dalam sesi teori, peserta mendapatkan pemahaman mengenai faktor penyebab kecelakaan, pentingnya fokus saat berkendara, hingga penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm, jaket, sarung tangan, sepatu, dan celana panjang.
Para siswa juga diajarkan pentingnya melakukan safety check sebelum berkendara, mulai dari memeriksa kondisi ban, rem, lampu, hingga bahan bakar kendaraan guna memastikan keamanan saat digunakan di jalan.
“Sebagai siswa jurusan TBSM, mereka nantinya bukan hanya memahami kendaraan dari sisi teknis, tetapi juga harus menjadi contoh dalam budaya berkendara aman. Keselamatan harus menjadi kebiasaan yang diterapkan setiap hari,” ujar Wanny.
Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik berkendara menggunakan Honda Icon-e, salah satu motor listrik terbaru Honda.
Pada sesi praktik, peserta diajak memahami teknik dasar berkendara aman seperti posisi berkendara yang benar, teknik pengereman, hingga menjaga keseimbangan saat mengendarai sepeda motor.
Antusiasme peserta terlihat tinggi saat mencoba langsung kendaraan listrik tersebut. Selain memberikan pengalaman berkendara, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan teknologi kendaraan listrik Honda yang ramah lingkungan.
Marketing Manager Astra Motor Sulsel, Antofany Yusticia Ahmadi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan vokasi dan budaya keselamatan berkendara.
“Kami ingin siswa-siswi binaan Honda tidak hanya unggul dalam keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan berkendara. Selain itu, kami juga ingin memperkenalkan perkembangan teknologi kendaraan listrik Honda kepada generasi muda,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Astra Motor Sulsel berharap para siswa dapat menjadi generasi muda yang siap menghadapi perkembangan industri otomotif sekaligus menjadi pelopor budaya #Cari_Aman di lingkungan sekolah maupun masyarakat.


Tidak ada komentar