PT Pintu Kemana Saja Perluas Literasi Crypto, Sambangi Universitas Negeri Makassar

Mardianto
27 Apr 2026 22:00
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — PT Pintu Kemana Saja (PINTU) terus memperluas program literasi dan inklusi aset kripto di kalangan mahasiswa. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan “Pintu Goes to Campus” yang digelar di Universitas Negeri Makassar (UNM), Minggu (19/4/2026).

Kegiatan yang dikemas dalam Finance Talk 2026 bertajuk “Mengenal Cryptocurrency dari Dasar untuk Investasi yang Aman dan Bijak” ini diikuti sekitar 100 mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HIMABISDIG).

Dosen Program Studi Bisnis Digital UNM, Valentino Aris, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar secara luring. Menurutnya, kolaborasi dengan mitra dari luar daerah menunjukkan bahwa forum ini telah berkembang dengan cakupan yang lebih luas.

“Saya meyakini kegiatan ini dapat memberikan gambaran kepada mahasiswa terkait cryptocurrency sekaligus menjadi referensi dalam memahami investasi aset kripto,” ujarnya.

Dosen Bisnis Digital UNM, Fadil Muhammad, menilai kegiatan tersebut relevan di tengah derasnya arus informasi digital yang kerap memunculkan berbagai persepsi keliru mengenai kripto.

“Forum ini menjadi ruang belajar untuk menyaring informasi, sehingga mahasiswa memiliki pemahaman yang lebih utuh dan tidak terjebak pada informasi yang tidak valid,” katanya.

Dari sisi industri, Blockchain & Crypto Trader Specialist PINTU, Ilham Trierasvidi, menyebut antusiasme mahasiswa UNM cukup tinggi. Ia menilai diskusi yang berkembang tidak hanya berfokus pada aspek investasi, tetapi juga pada pemahaman teknologi di balik aset kripto.

“Mahasiswa tidak hanya tertarik pada sisi keuntungan, tetapi juga ingin memahami teknologi seperti blockchain serta bagaimana aset kripto dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Di lingkungan kampus, UNM melalui HIMABISDIG telah mengembangkan program “Ekosistem Saham & Cryptocurrency” sebagai wadah pembelajaran investasi bagi mahasiswa. Program ini mendorong mahasiswa melakukan observasi dan analisis pasar secara kolektif, baik pada instrumen pasar modal maupun aset digital.

Melalui kegiatan ini, PINTU menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi kripto yang lebih dekat dengan generasi muda.

“Kami berharap mahasiswa dapat memahami dasar-dasar cryptocurrency dan mampu mengambil keputusan investasi secara kritis, bijak, dan bertanggung jawab di tengah dinamika pasar,” tutup Ilham.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x