Syawalan Muhammadiyah, Mendikdasmen Resmikan Klinik Utama di Makassar

Mardianto
28 Mar 2026 11:22
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan Klinik Utama PKU Muhammadiyah Wilayah Sulawesi Selatan di Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sabtu (28/3).

‎Peresmian tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Syawalan Muhammadiyah yang tahun ini dipusatkan di Kota Makassar.

‎Abdul Mu’ti yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan kehadiran klinik ini menunjukkan komitmen Muhammadiyah dalam memperluas layanan kesehatan bagi masyarakat.

‎“Komitmen Muhammadiyah, khususnya Muhammadiyah Sulawesi Selatan, adalah membangun masyarakat yang sehat dan kuat. Karena itu kami menyambut baik dan mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh BBM Sulawesi Selatan,” kata Mu’ti.

‎Ia berharap keberadaan klinik tersebut dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari upaya nyata Muhammadiyah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

‎Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak bisa dikerjakan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan kerja bersama dengan berbagai unsur, termasuk pemerintah daerah.

‎“Ini adalah usaha Muhammadiyah bersama dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk dengan Pak Gubernur, untuk memberikan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

‎Setelah peresmian klinik, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi Halal Bihalal bersama warga Muhammadiyah.

‎Mu’ti menjelaskan, kegiatan Syawalan merupakan agenda rutin Muhammadiyah yang digelar di berbagai tingkatan organisasi setelah Ramadan.

‎Dua hari sebelumnya, kegiatan serupa digelar Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta. Selanjutnya Syawalan tingkat pusat akan kembali dilaksanakan di Jakarta pada Selasa, 31 Maret 2026, serta di berbagai wilayah di Indonesia.

‎“Tujuannya untuk membangun semangat kerukunan, semangat persatuan, dan juga usaha agar kita bisa menjadi lebih baik setelah menjalani ibadah Ramadan,” katanya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x