Dinas Kesehatan Kota Makassar Buka 47 Posko Puskesmas Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Mardianto
14 Mar 2026 00:00
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Dinas Kesehatan Kota Makassar menyiapkan layanan kesehatan bagi masyarakat selama periode arus mudik Lebaran 2026 dengan membuka posko kesehatan di berbagai titik strategis serta mengaktifkan layanan di seluruh puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal selama masa mudik, termasuk membuka posko kesehatan di sejumlah titik yang ramai dilalui masyarakat.

“Kami juga melakukan langkah-langkah seperti ini di beberapa tempat mulai H-7 sampai H+7 Lebaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2026 ini Dinas Kesehatan Kota Makassar mendapat dukungan tambahan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam pengelolaan posko kesehatan.

Jika sebelumnya seluruh posko ditangani oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar, tahun ini sebagian titik ditangani langsung oleh Dinas Kesehatan Provinsi sebagai bentuk kolaborasi pelayanan.

“Tadinya ada 13 titik setiap tahunnya. Sekarang provinsi juga berpartisipasi bersama kami. Jadi enam titik ditangani oleh Kota Makassar, sementara enam titik lainnya di-handle oleh provinsi,” jelasnya.

Dengan adanya dukungan tersebut, tenaga kesehatan dari Kota Makassar dapat lebih fokus menjalankan layanan kesehatan di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Selain membuka posko kesehatan di sejumlah titik keramaian, Dinas Kesehatan Kota Makassar juga memastikan seluruh puskesmas tetap membuka layanan posko kesehatan, bahkan pada hari libur.

“Untuk kegiatan ini, puskesmas pun tetap buka meskipun hari Minggu. Semua puskesmas harus membuka posko. Ada 47 puskesmas yang membuka posko meskipun hari libur,” kata Nursaidah.

Menurutnya, kehadiran tim dari pemerintah provinsi juga membantu mengurangi beban tenaga kesehatan kota yang bertugas di lapangan.

Dengan begitu, sebagian tenaga kesehatan dapat tetap difokuskan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di puskesmas yang tetap beroperasi selama masa mudik.

Dalam operasional posko kesehatan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Makassar menyiapkan tenaga kesehatan yang bekerja secara bergantian dalam dua shift setiap hari.

“Petugas kami bertugas dari pukul 07.00 pagi sampai pukul 21.00 malam. Kami bagi dalam dua shift selama pelayanan berlangsung,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem dua shift dipilih agar tenaga kesehatan tetap dapat terbagi antara pelayanan di posko lapangan dan layanan di puskesmas yang tetap beroperasi.

Menurut Nursaidah, kolaborasi antara pemerintah kota dan provinsi menjadi langkah penting untuk memastikan pelayanan kesehatan selama arus mudik tetap berjalan maksimal.

Dengan adanya posko kesehatan serta layanan puskesmas yang tetap aktif, diharapkan masyarakat maupun para pemudik yang melintas di wilayah Makassar dapat memperoleh layanan kesehatan dengan cepat apabila dibutuhkan selama perjalanan mudik Lebaran.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x