

Kabareditorial.com, Polewali Mandar – Program Manunggal Air dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1402/Polman kembali menghadirkan solusi bagi masyarakat pedesaan. Satgas TMMD berhasil menemukan sumber air melalui pengeboran sumur sedalam 26 meter di Dusun Bulo, Desa Bulo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (5/3/2026).
Setelah sumber air ditemukan, Satgas TMMD bersama masyarakat setempat langsung melanjutkan pembangunan fasilitas penampungan air agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga.
Wakil Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 1402/Polman, Kapten Inf Ahmad Yani, mengatakan lokasi sumber air berada di tepi jalan desa sehingga pembangunan bak penampungan dilakukan di lokasi tersebut agar mudah diakses masyarakat.
“Pengeboran dilakukan hingga kedalaman sekitar 26 meter dan kami berhasil menemukan titik mata air. Karena lokasinya berada di pinggir jalan, penampungan air kita bangun di sini agar memudahkan masyarakat mengambil air,” ujarnya.
Menurutnya, program Manunggal Air ini diperuntukkan bagi warga Dusun Bulo yang selama ini kerap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau.
“Satu titik sumur bor ini diperkirakan mampu menyuplai kebutuhan air bersih sekitar 20 kepala keluarga. Ke depan masih diperlukan penambahan mesin air agar distribusinya bisa lebih maksimal,” kata Ahmad Yani.
Selain dimanfaatkan oleh warga sekitar, fasilitas air bersih tersebut juga dapat digunakan oleh masyarakat yang melintas di jalur desa karena lokasinya berada di tepi jalan.
Sementara itu, salah satu warga Dusun Bulo, Wahyudi, mengaku bersyukur atas pembangunan sumur bor tersebut. Ia mengatakan keberadaan sumber air baru ini sangat membantu kebutuhan masyarakat.
“Kami sangat bersyukur karena selama ini air bersih cukup sulit didapatkan. Dengan adanya sumur ini tentu sangat membantu kebutuhan air masyarakat,” ujarnya.
Program Manunggal Air merupakan salah satu program unggulan TNI AD dalam kegiatan TMMD yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih di wilayah pedesaan.


Tidak ada komentar