

Kabareditorial.com, Gowa — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi pemanfaatan aset-aset milik daerah. Langkah tersebut ditandai dengan peninjauan sejumlah aset di Kecamatan Somba Opu, Pattallassang, dan Parangloe, yang dipimpin langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang bersama sejumlah pimpinan SKPD terkait, Sabtu (01/11).
Bupati Talenrang mengatakan, peninjauan dilakukan untuk melihat langsung potensi aset yang dapat diolah dan dimanfaatkan guna menambah pendapatan daerah. Salah satunya aset yang berada di Kecamatan Somba Opu yang dinilai sangat strategis karena berada di tepi jalan utama.
“Aset ini bisa kita manfaatkan dengan menyewakannya kepada pihak lain dibandingkan dibiarkan begitu saja. Selain di Somba Opu, kami juga meninjau aset di Kecamatan Pattallassang dan Parangloe, semuanya berpotensi menghasilkan pendapatan bagi daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, langkah optimalisasi aset menjadi bagian dari strategi Pemkab Gowa dalam memperkuat PAD, terlebih di tengah kondisi efisiensi anggaran.
“Saat ini sudah ada beberapa perusahaan swasta yang masuk, namun tetap dengan syarat dari kami, yaitu mereka harus berkontribusi bagi daerah agar saling menguntungkan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Gowa, Mahmud Sila, menjelaskan bahwa hasil peninjauan dan pendataan aset tersebut akan ditindaklanjuti dengan skema pemanfaatan melalui kerja sama pihak ketiga.
“Beberapa aset yang dikunjungi seperti Rumah Dinas Koperasi yang telah bersertifikat, bekas gudang buku, Terminal Samata, serta aset lainnya di Pattallassang dan Parangloe, nantinya akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS). Mereka yang akan mengelola, baik melalui Perseroda maupun mekanisme lainnya,” terangnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat pendataan dan pengamanan aset daerah, sehingga seluruh aset yang dimiliki dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat maupun pemerintah daerah.


Tidak ada komentar