

Kabareditorial.com, Makassar — Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha budidaya masyarakat. Dipimpin langsung oleh Kepala Dinas, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., DP2 menyalurkan bantuan berupa dua kolam bundar sistem bioflok, aerator, benih ikan nila, pakan benih, dan pakan pembesaran kepada kelompok KBM 08 di Kelurahan Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Selasa (23/09/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Dinas turut didampingi oleh Kepala Bidang Perikanan Budidaya. Kehadiran pimpinan DP2 secara langsung menjadi bentuk perhatian pemerintah kota terhadap pelaku usaha perikanan yang terus berupaya meningkatkan produktivitas di wilayahnya.
Aulia Arsyad menjelaskan bahwa bantuan ini bukan hanya sekadar dukungan fasilitas, tetapi juga stimulus bagi kelompok budidaya agar semakin berkembang menuju kemandirian.
“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi pemicu bagi pelaku budidaya untuk meningkatkan usaha mereka. Sistem bioflok memiliki potensi besar dalam produksi ikan yang efisien dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Dinas menekankan pentingnya keberlanjutan usaha pasca penyaluran bantuan. Ia berharap dalam waktu tiga bulan ke depan, kelompok penerima dapat mulai memanen dan ikut serta dalam kegiatan Pasar Tani, sebuah ruang pemasaran yang disiapkan pemerintah untuk membantu petani dan pembudidaya.
“Kami mendorong agar hasil budidaya ikan nila ini nantinya bisa dipasarkan di Pasar Tani. Dengan begitu, kelompok tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memperkuat perekonomian mereka,” tambahnya.
Program bantuan ini menjadi wujud nyata upaya Pemerintah Kota Makassar melalui DP2 untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku budidaya ikan. Diharapkan, dukungan berkelanjutan ini dapat menciptakan kelompok budidaya yang mandiri, produktif, dan berdaya saing di Kota Makassar.


Tidak ada komentar