

Kabareditorial.com, Makassar — Festival internasional kebanggaan Kota Daeng, Makassar International Eight Festival and Forum (F8), kembali akan digelar pada 24–28 September 2025. Namun berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, F8 tahun ini tidak lagi berlangsung di Anjungan Pantai Losari.
Pemerintah Kota Makassar tengah melakukan revitalisasi kawasan ikon kota itu, sehingga panitia memindahkan venue ke parking lot Trans Studio Mall Makassar.
Perubahan lokasi ini membuat target kunjungan juga ikut disesuaikan. Jika tahun lalu F8 mampu menghadirkan sekitar 480 ribu pengunjung, tahun ini panitia menurunkan targetnya menjadi 200 ribu pengunjung.
Founder PT Festival Delapan Indonesia, Sofyan Setiawan, menjelaskan bahwa keputusan relokasi bukan sekadar soal teknis, tetapi tetap mempertahankan esensi F8 sebagai festival pesisir.
“Konsep F8 itu adalah waterfront festival. Artinya, bukan semata-mata Losari, tapi identitasnya memang harus berada di kawasan pesisir. Setelah mempertimbangkan banyak faktor, termasuk luas area, pilihan terbaik saat ini adalah parkir ambalan Trans Studio Mall,” ujar Sofyan dalam konferensi pers, Selasa (16/09).
Menurutnya, luas lahan yang digunakan mencapai 8 hektar, area yang relatif lapang dibandingkan Anjungan Pantai Losari yang penuh dengan bangunan dan pepohonan. Kendati demikian, panitia memilih realistis dengan menurunkan target pengunjung demi kenyamanan.
“Kalau di Losari kemarin ada lima zona, di TSM ini hanya dua zona. Jadi wajar kalau targetnya turun. Pertimbangannya bukan karena tidak cukup, tapi kami ingin pengunjung merasa lebih nyaman. F8 bukan sekadar mengejar angka tiket masuk, tapi menghadirkan pengalaman terbaik,” tambahnya.
F8 Makassar 2025 yang mengusung tema “Funtastic Eight” tetap menjanjikan suguhan berkelas internasional. Festival ini menghadirkan delapan bidang utama: Food, Fashion, Fusion Music, Film, Fine Art, Fiction Writers, Folks, dan Flora Fauna.
Sejumlah bintang tamu nasional seperti Andra and The Backbone, Geisha, Rony Parulian, dan Dikta Wicaksono akan tampil bersama band lokal Makassar. Pada hari pembukaan, penampilan spesial dari band asal Australia akan memanaskan panggung F8.
Tak hanya musik, dunia mode juga diramaikan oleh desainer dari Malaysia, Singapura, dan Filipina, bersanding dengan karya desainer lokal APPMI dan IFC Makassar. Zona film pun berkolaborasi dengan Coca-Cola sebagai sponsor utama, menghadirkan pemutaran film termasuk dari Jepang.
Di bidang seni rupa, Universitas Ciputra akan menampilkan pameran lukis serta kolaborasi live mural bersama FC Mobile. Sementara di zona flora fauna, pengunjung dapat menikmati ragam display hewan peliharaan dan tanaman dengan sentuhan interaktif.
Tahun ini, F8 menghadirkan 91 partisipan booth dari dalam dan luar negeri, termasuk Maluku Utara, Jepang, Australia, Italia, dan Filipina. Festival juga didukung sejumlah sponsor besar seperti Coca-Cola, Telkomsel, Hyatt Place, hingga Indofood.
Dengan berbagai sajian baru, panitia berharap relokasi ke kawasan Trans Studio Mall tidak mengurangi daya tarik F8 sebagai “Lebarannya Industri Kreatif” di Makassar.


Tidak ada komentar