

Kabareditorial.com, Makassar — Kalla Institute berkolaborasi dengan Indosat IM3 mendorong peningkatan literasi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) bagi mahasiswa melalui kegiatan Airena Belajar di Kalla Institute, lantai 6 NIPAH PARK, Makassar.
Mengusung tema “IM3 with Google Gemini: AI untuk Semua – Pemanfaatan AI Meningkatkan Produktivitas”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan teknologi AI sekaligus mempelajari pemanfaatannya dalam kegiatan akademik maupun aktivitas sehari-hari.
Airena Belajar menghadirkan sejumlah narasumber, yakni Widy Wibowo, Head of Sales IM3 Sulawesi; Muh. Zulfikar Aris, AI & Digital Innovation Educator; serta Alif Randhy Pratama, Quality Acq. & Mkt Intelligence.
Para narasumber membagikan wawasan mengenai perkembangan teknologi digital dan penerapan AI, termasuk Google Gemini, sebagai alat bantu untuk mendukung proses belajar, bekerja, mencari informasi, hingga meningkatkan produktivitas.
Wakil Rektor I Kalla Institute, Anhar Januar Malik, mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri penting untuk menghadirkan pengalaman belajar yang sesuai dengan perkembangan teknologi.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri seperti ini sangat penting untuk memberikan pengalaman belajar yang relevan bagi mahasiswa. Melalui kegiatan Airena Belajar, kami berharap mahasiswa tidak hanya mengenal perkembangan teknologi AI, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendukung proses pembelajaran, mengembangkan kreativitas, dan meningkatkan produktivitas,” ujar Anhar.
Dalam sesi berbagi pengetahuan, mahasiswa diajak mengeksplorasi berbagai pemanfaatan AI untuk kebutuhan sehari-hari. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menggunakan teknologi secara tepat dan bertanggung jawab.
Muh. Zulfikar Aris mengatakan, AI dapat menjadi alat bantu yang mendukung efektivitas dalam belajar maupun bekerja.
“AI bukan sekadar teknologi yang sedang berkembang, tetapi sebuah tools yang dapat membantu kita bekerja lebih produktif. Yang penting adalah bagaimana kita memahami cara menggunakannya secara tepat dan bertanggung jawab untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan,” ujar Zulfikar.
Sementara itu, Widy Wibowo menekankan pentingnya kemampuan belajar dan beradaptasi di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.
“Perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. Karena itu, generasi muda perlu terus belajar dan beradaptasi. Melalui kegiatan seperti Airena Belajar, kami ingin berbagi pengalaman sekaligus memperkenalkan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan melalui teknologi digital,” kata Widy.
Salah seorang mahasiswa baru Kalla Institute yang mengikuti kegiatan tersebut mengaku mendapatkan wawasan baru mengenai pemanfaatan AI untuk membantu mengerjakan tugas, mencari informasi, serta mendukung proses pembelajaran di perkuliahan.
Kegiatan Airena Belajar sekaligus memperkuat kolaborasi Kalla Institute dengan dunia industri dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa. Sebagai kampus bisnis dan teknologi yang terhubung dengan ekosistem KALLA, Kalla Institute mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan AI secara kreatif, produktif, dan bertanggung jawab.
Penguasaan teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri yang terus berubah.


Tidak ada komentar