

Kabareditorial.com, Makassar — Direktur Keuangan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Bachtiar Soeria Atmadja, berbagi pengalaman dan wawasan industri kepelabuhanan kepada 125 siswa SMA Negeri 5 Makassar, Kamis (5/11/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pelindo juga menyerahkan bantuan pendidikan senilai Rp50 juta kepada sekolah.
Kegiatan bertajuk Pelindo Mengajar ini mengusung tema “Dari Pelabuhan, Mengemban Layar untuk Generasi Emas”. Program tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal lebih dekat dunia kepelabuhanan, peran BUMN, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia kerja.
Dalam pemaparannya, Bachtiar menjelaskan aktivitas operasional pelabuhan, mulai dari layanan kapal, barang, peti kemas hingga penumpang. Ia juga memperkenalkan peran Pelindo sebagai penghubung konektivitas wilayah barat dan timur Indonesia.
“Pelindo menghubungkan Indonesia setiap hari. Pelabuhan bukan sekadar tempat kapal bersandar, melainkan simpul konektivitas yang mendukung pergerakan barang, aktivitas ekonomi, dan pertumbuhan berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Bachtiar.
Ia juga mengingatkan para siswa bahwa perkembangan teknologi membawa perubahan pada dunia kerja. Karena itu, kemampuan beradaptasi, keterampilan, dan kolaborasi dengan teknologi menjadi bekal penting bagi generasi muda.
“Pekerjaan tidak sekadar hilang, tetapi terus berubah. Karena itu, generasi muda harus mampu beradaptasi, terus belajar, dan memanfaatkan teknologi sebagai sarana untuk berkembang,” tuturnya.
Selain membahas industri kepelabuhanan, Bachtiar berbagi pengalaman perjalanan pendidikan dan karier, termasuk tantangan yang dihadapi hingga mencapai posisi saat ini. Ia menekankan pentingnya integritas, etika, kedisiplinan, serta keberanian dalam mengambil keputusan.
“Hidupmu adalah hasil dari pilihan-pilihan yang kamu buat, bukan dari apa yang terjadi padamu,” pesannya kepada para siswa.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala SMA Negeri 5 Makassar, Sudirman Kadir, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan kesempatan kepada siswa belajar langsung dari praktisi industri.
Menurutnya, materi tentang BUMN telah menjadi bagian dari pembelajaran di sekolah. Kehadiran Pelindo dinilai dapat memperluas pemahaman siswa mengenai sektor kepelabuhanan dan kemaritiman.
“Kami berharap kegiatan ini dapat berlanjut melalui kolaborasi yang lebih luas, termasuk menghadirkan praktisi Pelindo sebagai guru tamu serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengunjungi pelabuhan dan melihat langsung aktivitas operasionalnya,” ujar Sudirman.
Ia juga berharap siswa mendapatkan gambaran tentang disiplin ilmu dan kompetensi yang dibutuhkan untuk berkarier di industri kepelabuhanan.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi, tanya jawab, dan kuis berhadiah yang dipandu langsung oleh Bachtiar. Antusiasme siswa semakin terlihat melalui kuis digital Kahoot dan pembagian sejumlah doorprize.
Selain bantuan pendidikan Rp50 juta untuk SMA Negeri 5 Makassar, Pelindo juga menyerahkan satu unit smartphone kepada seorang siswa berprestasi.
Melalui program Pelindo Mengajar, perusahaan berharap para siswa semakin mengenal dunia industri, memiliki motivasi untuk terus belajar, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar