

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Polewali Mandar mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Konsolidasi organisasi diperkuat melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang digelar di Gedung Rotan Polis, Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, Kamis (10/9/2026).
Rakerda tersebut menjadi momentum bagi PAN Polman untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus membangun jaringan hingga tingkat tempat pemungutan suara (TPS).

Konsolidasi ditandai dengan pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PAN di 16 kecamatan serta pengukuhan relawan TPS. Pelantikan dilakukan Ketua DPW PAN Sulawesi Barat Ajbar Kadir bersama Ketua DPD PAN Polewali Mandar Ahmad Junaedi Azis.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran legislator PAN serta ratusan pengurus dan relawan dari berbagai wilayah di Polewali Mandar.
Ketua DPD PAN Polewali Mandar Ahmad Junaedi Azis mengatakan, penguatan struktur hingga tingkat TPS merupakan bagian dari strategi menghadapi kontestasi politik 2029.

“Pelantikan pengurus cabang se-Kabupaten Polewali Mandar ini lengkap 16 kecamatan. Kami memperkuat infrastruktur sampai ke tingkat TPS,” kata Junaedi.
Pada tahap awal, PAN Polman telah menghimpun lebih dari 500 relawan. Mereka disiapkan untuk memperkuat jaringan partai di tingkat TPS dengan pola satu relawan untuk satu TPS.
Junaedi menyebut jumlah TPS di Polewali Mandar mencapai lebih dari 1.300. Karena itu, PAN menargetkan seluruh TPS nantinya memiliki relawan yang terdata secara jelas.
“Insyaallah akan kami hadirkan lengkap. Kami memang mendata by name by address sampai ke tingkatan TPS,” ujarnya.
Penguatan jaringan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab struktur DPD. Para anggota DPRD dari PAN juga diminta membangun jaringan relawan di wilayah masing-masing.
“Dari DPD kami minta membentuk relawan per TPS. Belum lagi dari anggota DPR, mereka juga sudah diminta membentuk relawan satu orang per TPS,” katanya.
Junaedi menegaskan seluruh proses konsolidasi diarahkan untuk meningkatkan perolehan suara dan kursi PAN pada Pemilu 2029.
Saat ini, PAN Polman memiliki empat kursi di DPRD. Partai tersebut menargetkan sedikitnya enam kursi pada Pemilu 2029 sekaligus membuka peluang untuk menduduki posisi pimpinan DPRD.
“Target ini bukan muluk-muluk. Ke depan di Pileg 2029 menjadi pimpinan DPR. Hari ini kami empat kursi, kami berharap minimal bisa dapat enam kursi,” tegasnya.
Terkait Pilkada Polewali Mandar 2029, PAN menyatakan masih mendukung jalannya pemerintahan Kabupaten Polewali Mandar di bawah kepemimpinan Bupati Polewali Mandar.
“Hari ini apa pun yang menjadi kebijakan bupati kita dukung. Kita beri support, baik secara partai maupun sebagai anggota DPR,” ujar Junaedi.
Meski demikian, dukungan tersebut tidak menutup kemungkinan PAN kembali mengambil bagian dalam kontestasi Pilkada 2029.
“Mengingat kegiatan seperti ini, kami berharap ke depan juga ikut berkompetisi kembali dalam Pilkada 2029,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPW PAN Sulawesi Barat Ajbar Kadir menegaskan konsolidasi organisasi merupakan bagian dari persiapan partai menghadapi Pemilu 2029.
Menurut Ajbar, partai politik harus terus memperkuat organisasi sekaligus memastikan keberadaannya memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Partai politik itu tidak ada hari untuk tidak mengonsolidasikan diri. Konsolidasi itu tentu satu komitmen bagaimana partai bisa hadir, berkontribusi dalam rangka merasakan dan ikut membantu penderitaan masyarakat yang membutuhkan bantuan,” kata Ajbar.
Ajbar menambahkan, konsolidasi organisasi pada akhirnya harus bermuara pada kemenangan dalam pemilu. Dengan kekuatan elektoral yang lebih besar, PAN dinilai akan memiliki ruang yang lebih luas untuk berkontribusi di lembaga legislatif maupun eksekutif.





Tidak ada komentar