

Kabareditorial.com, Makassar — Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK) Sulawesi Selatan mengapresiasi langkah Telkomsel yang menghadirkan layanan khusus bagi penyandang disabilitas, khususnya Teman Tuli di sejumlah GraPARI.
Kebijakan tersebut dinilai menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam memberikan akses layanan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ketua PerDIK Sulsel, Nur Syarif Ramadhan, mengatakan kehadiran layanan ramah disabilitas merupakan langkah progresif yang patut didukung karena mampu menjawab kebutuhan kelompok penyandang disabilitas yang selama ini masih menghadapi berbagai hambatan dalam mengakses layanan publik maupun layanan pelanggan.
“Kami mengapresiasi Telkomsel yang telah memberikan ruang dan pelayanan khusus bagi penyandang disabilitas, khususnya Teman Tuli. Ini menunjukkan bahwa kesetaraan bukan hanya menjadi wacana, tetapi diwujudkan dalam pelayanan yang nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat disabilitas,” ujar Nur Syarif Ramadhan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (18/6/2026).
Menurutnya, aksesibilitas layanan merupakan bagian penting dari pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Karena itu, ia berharap semakin banyak perusahaan dan institusi publik yang mengikuti langkah serupa dengan menghadirkan layanan yang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh kelompok masyarakat.
“Langkah seperti ini perlu menjadi contoh bagi sektor lain. Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan yang nyaman, aman, dan bermartabat. Ketika perusahaan mulai memperhatikan kebutuhan tersebut, maka kita sedang membangun masyarakat yang lebih inklusif,” katanya.
PerDIK Sulsel berharap inisiatif yang dilakukan Telkomsel dapat menjadi pemicu lahirnya lebih banyak layanan publik dan korporasi yang mengedepankan prinsip aksesibilitas dan kesetaraan, sehingga penyandang disabilitas dapat berpartisipasi secara penuh dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan digital di Indonesia.
Komitmen serupa juga ditegaskan Telkomsel melalui layanan inklusif yang saat ini telah tersedia di GraPARI Plasa Maros, Sulawesi Selatan, dan GraPARI Tarakan, Kalimantan Timur.
General Manager Customer Care and Retention Telkomsel Area Pamasuka, Arief Hidayatus Sefian, mengatakan Telkomsel ingin memastikan setiap pelanggan memperoleh pengalaman layanan yang setara dan bermakna.
“Telkomsel ingin memastikan setiap pelanggan, termasuk Teman Tuli, dapat merasakan pengalaman layanan yang setara, nyaman, dan bermakna. Hal ini sejalan dengan semangat Telkomsel untuk Melayani Sepenuh Hati, karena kami percaya bahwa pelayanan terbaik bukan hanya soal kecepatan dan kualitas, tetapi juga tentang kepedulian dan kemampuan untuk memahami kebutuhan setiap individu,” ujar Arief.
Untuk mendukung layanan tersebut, Telkomsel menghadirkan petugas GraPARI yang telah dibekali kemampuan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo). Pembekalan dilakukan melalui kerja sama dengan mitra pelatihan profesional agar petugas mampu berkomunikasi secara efektif sekaligus memahami budaya dan kebutuhan pelanggan Teman Tuli.
Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, Telkomsel juga menyediakan berbagai fasilitas pendukung, termasuk informasi tertulis yang lebih jelas dan mudah diakses. Pelanggan Teman Tuli dapat memanfaatkan layanan GraPARI untuk berbagai kebutuhan, seperti pembelian kartu SIMPATI, penggantian kartu hilang atau rusak, upgrade kartu uSIM 4G/LTE, pendaftaran pelanggan baru Telkomsel Halo, hingga layanan produk dan digital lainnya.
Arief menambahkan, pihaknya berkomitmen menjadikan setiap titik layanan sebagai ruang yang ramah dan terbuka bagi semua pelanggan tanpa terkecuali.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap titik layanan kami menjadi ruang yang ramah dan terbuka bagi semua pelanggan. Inisiatif ini juga diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama mendorong terciptanya ekosistem layanan yang inklusif di Indonesia, khususnya di wilayah Pamasuka,” katanya.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar