

Kabareditorial.com, Makassar — Kalla Translog memperkuat komitmennya dalam menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan melaksanakan pemeriksaan tes narkoba bagi seluruh driver yang berada di bawah operasional perusahaan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Selatan. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, profesional, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh driver dalam kondisi sehat dan bebas dari pengaruh narkoba sebelum menjalankan aktivitas operasional. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya preventif untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat menurunnya konsentrasi maupun kemampuan reaksi saat berkendara.
Driver sebagai bagian penting dalam operasional transportasi dan logistik memiliki tanggung jawab besar, tidak hanya terhadap keselamatan dirinya sendiri, tetapi juga pengguna jalan serta keamanan barang yang dipercayakan pelanggan.
Driver Performance and Development Assistant Manager Kalla Translog, Dharmawanty, mengatakan pemeriksaan narkoba merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan setiap driver siap menjalankan tugas secara aman dan profesional.
“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transportasi dan logistik, keselamatan menjadi prioritas utama kami. Kami ingin memastikan seluruh driver berada dalam kondisi yang sehat, siap bekerja, dan bebas dari pengaruh narkoba,” ujar Wanty.
Menurutnya, kondisi driver yang prima menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan selama proses operasional. Selain melindungi driver dan pengguna jalan, hal tersebut juga berkaitan dengan upaya perusahaan menjaga keamanan barang milik customer hingga sampai ke tujuan.
“Hal ini penting untuk menjaga keselamatan driver, pengguna jalan, serta memastikan barang milik customer dapat kami jaga dan antarkan hingga sampai ke tujuan dengan aman,” lanjutnya.
Kalla Translog juga menempatkan pemeriksaan narkoba sebagai bagian dari penerapan kebijakan K3, khususnya dalam upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di lingkungan perusahaan.
Kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh karyawan dan diharapkan dapat membangun budaya kerja yang sehat, aman, disiplin, dan produktif.
Selain meningkatkan aspek keselamatan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kedisiplinan dan profesionalisme para driver. Kesadaran untuk menjaga kondisi fisik dan mental menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas pelayanan perusahaan.
Business Development General Manager Kalla Translog, Muhammad Pahreva Haryansyah, menambahkan bahwa aspek keselamatan memiliki keterkaitan erat dengan kepercayaan customer.
“Bagi kami, keselamatan tidak hanya berkaitan dengan karyawan, tetapi juga dengan kepercayaan customer dan keselamatan pengguna jalan,” ujar Reva.
Ia mengatakan, perusahaan berupaya memastikan seluruh driver dapat menjalankan tugas dalam kondisi prima dan profesional sehingga pelayanan kepada customer dapat terus dipertahankan.
“Dengan memastikan driver kami selalu dalam kondisi prima dan profesional, kami berharap dapat terus memberikan pelayanan terbaik serta menjaga setiap barang dan amanah customer hingga tiba di tujuan,” lanjutnya.
Ke depan, Kalla Translog berencana menjadikan pemeriksaan narkoba sebagai kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Langkah ini menjadi bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari narkoba sekaligus meningkatkan standar keselamatan operasional.
Melalui pemeriksaan tersebut, Kalla Translog menegaskan komitmennya untuk membangun budaya kerja yang sehat dan aman, meningkatkan profesionalisme insan perusahaan, serta memberikan rasa aman kepada pengguna jalan dan customer dalam setiap proses layanan transportasi dan logistik.


Tidak ada komentar