

Kabareditorial.com, Makassar — Setelah enam tahun vakum, pameran otomotif terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2025, resmi dibuka hari ini di Summarecon Mutiara Makassar Convention Center (SMMCC).
Venue baru ini menjadi saksi kembalinya ajang bergengsi tersebut ke Kota Daeng dengan kapasitas lebih besar dan fasilitas yang lebih modern, menandai babak baru bagi geliat industri otomotif di kawasan timur Indonesia.
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian RI, Setia Diarta, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Ketua Umum GAIKINDO, Putu Juli Ardika, serta Ketua Harian GAIKINDO dan Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi, Anton Kumonty.
Setia Diarta menegaskan, penyelenggaraan GIIAS di Makassar menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai pasok industri otomotif nasional, terutama di wilayah Indonesia Timur yang memiliki potensi besar.
“Kementerian Perindustrian dengan sepenuh hati mendukung penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Makassar 2025. Kami berharap acara ini akan melanjutkan dan bahkan memperluas kesuksesan yang telah diraih pada penyelenggaraannya di kota sebelumnya, serta membuka ruang kolaborasi antara pelaku industri dan pemerintah daerah,” kata Setia dalam sambutannya pada pembukaan GIIAS Makassar, Rabu (5/11).
Ia juga menambahkan bahwa industri otomotif Indonesia terus tumbuh positif dengan tingkat produksi mencapai lebih dari 1,3 juta unit kendaraan sepanjang tahun 2024, di mana 20 persen di antaranya diekspor ke berbagai negara di Asia dan Timur Tengah.
“Dengan kontribusi seperti itu, kami berharap kota-kota besar seperti Makassar bisa menjadi pusat pertumbuhan otomotif yang memperkuat ekspor nonmigas nasional,” imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut hangat kembalinya GIIAS ke kota ini setelah terakhir digelar pada 2019. Ia menilai kehadiran event berskala nasional seperti GIIAS tidak hanya berdampak pada industri otomotif, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal.
“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya menyampaikan terima kasih kepada GAIKINDO yang sudah mempercayakan kota ini untuk menggelar event otomotif terbesar di Indonesia. Kami berharap GIIAS Makassar bukan hanya sekadar pameran, tapi juga menghadirkan turunan kegiatan yang mampu membangkitkan aktivitas otomotif dan ekonomi kreatif di kota ini,” jelas Appi, sapaan akrab Walikota Makassar.
Munafri menyebut, berdasarkan data Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar, sektor event dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) mampu menyumbang hingga Rp 850 miliar terhadap perputaran ekonomi kota selama tahun 2024.
“Kegiatan berskala nasional seperti ini membawa dampak domino — dari hotel, transportasi, kuliner, hingga UMKM. Kami siap mendukung penuh penyelenggaraan GIIAS agar menjadi agenda tahunan yang ditunggu masyarakat,” tambahnya.
Makassar Punya Potensi Pasar Strategis
Anton Kumonty, Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, menegaskan bahwa Makassar memiliki posisi strategis dalam peta otomotif nasional.
“Sebagai pintu gerbang utama Indonesia Timur, Makassar punya peran penting dalam pengembangan sektor otomotif nasional. Provinsi Sulawesi Selatan menempati posisi ke-6 secara nasional dengan kontribusi 4,1 persen terhadap total penjualan kendaraan nasional pada Januari–Juli 2025. Angka ini menunjukkan besarnya potensi pasar di wilayah ini,” tukas Anton.
Ia menjelaskan, keputusan GAIKINDO membawa kembali GIIAS ke Makassar bukan hanya untuk memperluas jangkauan promosi produk otomotif, tapi juga untuk menghadirkan inovasi dan teknologi kendaraan terbaru, termasuk kendaraan listrik.
“Kami ingin masyarakat Makassar dan sekitarnya bisa langsung melihat dan mencoba teknologi kendaraan masa depan, dari mobil listrik, plug-in hybrid, hingga kendaraan pintar berbasis AI. Pameran ini bukan hanya ruang transaksi, tapi juga sarana edukasi publik tentang transformasi industri otomotif,” tambah Anton.
Selain pameran kendaraan, GIIAS Makassar 2025 juga menyelenggarakan GIIAS Talks, sesi diskusi publik yang menghadirkan akademisi, komunitas otomotif, dan pelaku industri untuk membahas tren otomotif masa depan.
“Kami ingin menjadikan GIIAS bukan sekadar ajang jualan mobil, tetapi juga platform edukatif untuk masyarakat dan generasi muda yang ingin memahami industri ini dari hulu ke hilir,” tutup Anton Kumonty.
Lebih dari 25 Merek Kendaraan Tampil di GIIAS Makassar 2025
GIIAS Makassar 2025 menghadirkan lebih dari 25 merek kendaraan bermotor, termasuk 10 merek kendaraan penumpang seperti BAIC, BYD, Chery, Honda, Jaecoo, Jetour, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, dan Wuling.
Untuk kategori roda dua, tampil Benda, Benelli, Keeway, Kuprum, Morbidelli, Royal Enfield, dan Scomadi, serta lebih dari 10 merek industri pendukung otomotif.
Pameran juga didukung oleh PLN Mobile sebagai Powered by Partner, serta sponsor utama seperti Superchallenge dan Kahf, yang akan menambah semarak acara dengan berbagai aktivitas dan hiburan bagi pengunjung.
Tiket dan Jadwal GIIAS The Series 2025
Tiket masuk GIIAS Makassar 2025 bisa dibeli secara online melalui aplikasi Auto360 dengan harga Rp15.000 (Rabu–Jumat) dan Rp25.000 (Sabtu–Minggu). Pembelian tiket di lokasi tersedia dengan harga Rp20.000 (weekdays) dan Rp30.000 (weekends).
Pameran ini menjadi seri penutup dari GIIAS The Series 2025, yang sebelumnya telah digelar di lima kota besar:
Tangerang (24 Juli–3 Agustus) di ICE BSD City
Surabaya (27–31 Agustus) di Grand City Convex
Semarang (24–28 September) di Muladi Dome Undip
Bandung (1–5 Oktober) di Sudirman Grand Ballroom
Makassar (5–9 November) di SMMCC


Tidak ada komentar