Bupati Polman Dukung Pertanian Modern PM-AAS, Fokus Tingkatkan Produksi dan Ketahanan Pangan

Mardianto
11 Mei 2026 14:51
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polman — Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, menghadiri kegiatan uji coba pertanian modern PM-AAS (Pertanian Modern Advanced Agriculture System) bersama BRMP (Badan Perakitan Modernisasi Pertanian) di Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan sistem pertanian modern berbasis teknologi di Kabupaten Polewali Mandar.

Program PM-AAS diterapkan di area persawahan seluas kurang lebih 100 hektare di Desa Bumiayu. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi modern dan sistem pengelolaan pertanian yang lebih efektif dan efisien.

PM-AAS dinilai sebagai salah satu terobosan baru di sektor pertanian yang dapat membantu meningkatkan hasil produksi petani sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional.

Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, mengatakan pengembangan pertanian modern menjadi langkah penting untuk memperkuat sektor pertanian daerah serta mendukung program nasional sesuai Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi langkah positif dalam pengembangan sektor pertanian di Polewali Mandar. Program seperti ini tentu dapat membantu meningkatkan hasil produksi petani sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Samsul Mahmud.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pertanian yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan nilai tambah bagi petani.

“Mulai dari bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan), pupuk, hingga benih, semuanya akan kami dorong untuk mendukung peningkatan produksi pertanian. Ini bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap kesejahteraan petani,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah petani juga menyampaikan keluhan terkait sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan pengolahan lahan pertanian.

Menanggapi hal itu, Samsul Mahmud mengaku telah berkoordinasi dengan BPH Migas di Jakarta untuk mengusulkan penambahan kuota BBM bagi Kabupaten Polewali Mandar.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan pembangunan SPBU baru di wilayah Polman guna mengurangi antrean panjang yang selama ini kerap terjadi di sejumlah SPBU.

“Kami memahami keluhan masyarakat, khususnya petani terkait BBM. Karena itu kami sudah mengusulkan penambahan kuota BBM dan pembukaan SPBU baru di Polman. Mudah-mudahan segera terealisasi agar petani lebih mudah mendapatkan BBM saat pengolahan sawah,” ujarnya.

Kegiatan PM-AAS di Desa Bumiayu ini turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Pangan serta Disbuntarnak Polman, anggota DPR RI Akbar Kadir, Camat Wonomulyo, para penyuluh pertanian, dan kelompok tani setempat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x