UNIBOS dan Politeknik Bosowa Jajaki Jalur Internship hingga Karier Lulusan di Jepang

Mardianto
19 Agu 2026 16:28
3 menit membaca

Kabareditorial.com, Jakarta — Universitas Bosowa (UNIBOS) dan Politeknik Bosowa menjajaki kerja sama dengan sejumlah mitra untuk membuka akses internship mahasiswa dan peluang kerja bagi alumni di Jepang.

Pembahasan tersebut berlangsung di Sentosa Seafood Resto, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026) malam. Pertemuan tidak hanya membahas peluang penempatan mahasiswa dan lulusan, tetapi juga kesiapan kompetensi, kemampuan bahasa Jepang, pemahaman budaya kerja, hingga perubahan regulasi ketenagakerjaan di Indonesia dan Jepang.

Sejumlah pihak hadir dalam pertemuan tersebut, antara lain mantan profesional senior JICA di Indonesia, Mrs. Nahoko Hirose; Salman Dianda Anwar dari Direksi Bosowa Energasindo; Mr. Niinomi Hikaru dari PT Aisan Nasmoco Industri; Jessy Listianti dan Esty Purwita Sari yang memiliki pengalaman pendidikan dan profesional di Jepang; serta Andi Marlin dan Suryanto NG sebagai mitra lokal Jepang di Indonesia.

Dari UNIBOS, pertemuan dihadiri Wakil Rektor III, Prof. Dr. Nasrullah, S.T., M.T., bersama Kepala Departemen Reputasi dan Kemitraan Global, Muthia Mutmainnah Darmuh, S.Pd., M.Ed. Sementara Politeknik Bosowa diwakili Direktur Dr. Ir. Isminarti, S.T., M.T.

Dalam pertemuan tersebut, para pihak membahas kemungkinan membangun skema yang dapat mempertemukan mahasiswa dan alumni Bosowa dengan kebutuhan industri di Jepang.

Program internship menjadi salah satu opsi yang dibahas. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman kerja internasional sekaligus mengenal langsung budaya dan sistem kerja di Jepang sebelum memasuki dunia profesional.

Namun, peluang tersebut dinilai membutuhkan persiapan yang lebih komprehensif. Kemampuan bahasa Jepang, kompetensi sesuai kebutuhan industri, pemahaman budaya kerja, serta kesiapan menghadapi lingkungan sosial menjadi sejumlah aspek yang perlu diperkuat.

Pembahasan juga menyoroti persoalan yang sering luput dalam program mobilitas internasional, yakni proses adaptasi peserta ketika mulai tinggal dan bekerja di Jepang.

Mahasiswa maupun alumni yang nantinya mengikuti program internship atau bekerja sebagai pekerja migran perlu mendapat pembekalan agar mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja dan masyarakat Jepang. Pendampingan sebelum keberangkatan maupun selama berada di Jepang dinilai penting untuk mengurangi kendala adaptasi.

Selain itu, perubahan kebijakan dan regulasi terkait internship, tenaga kerja asing, serta mobilitas pekerja antara Indonesia dan Jepang juga menjadi perhatian dalam pembahasan.

Para peserta pertemuan menilai skema kerja sama perlu disusun dengan mempertimbangkan regulasi kedua negara agar mahasiswa dan alumni memperoleh jalur yang jelas, aman, dan sesuai ketentuan ketika mengikuti program di Jepang.

Pelatihan Bahasa Jepang Jadi Bagian Persiapan

Penguatan kemampuan bahasa Jepang juga menjadi salah satu agenda yang dibahas. Pelatihan bahasa direncanakan menjadi bagian dari persiapan mahasiswa sebelum mengikuti program internship maupun memasuki dunia kerja di Jepang.

Tidak hanya kemampuan berkomunikasi, pembelajaran juga diarahkan untuk mengenalkan budaya dan etos kerja Jepang. Hal ini penting karena kemampuan bahasa saja belum cukup untuk memastikan peserta mampu beradaptasi dengan lingkungan profesional di negara tersebut.

Bagi UNIBOS dan Politeknik Bosowa, peluang kerja sama dengan mitra Jepang dapat menjadi salah satu jalur untuk memperluas pengalaman internasional mahasiswa sekaligus meningkatkan daya saing lulusan.

Pertemuan tersebut menjadi tahap awal untuk merumuskan bentuk kerja sama yang lebih terstruktur, mulai dari pelatihan bahasa, pemetaan kompetensi, program internship, hingga kemungkinan penempatan alumni di dunia kerja Jepang.

Jika skema tersebut terealisasi, mahasiswa tidak hanya mendapatkan kesempatan belajar di luar negeri, tetapi juga pengalaman profesional yang dapat menjadi modal ketika memasuki pasar kerja global.

Kerja sama ini juga membuka peluang bagi UNIBOS dan Politeknik Bosowa untuk memperluas jejaring internasional serta menyesuaikan pendidikan dan pelatihan dengan kebutuhan industri di luar negeri.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page