Tahun Kelima, Superco Perluas Pembinaan Talenta Sepak Bola ke Luar Jawa

Mardianto
4 Okt 2026 22:16
3 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Khong Guan Superco mulai memperluas program pembinaan sepak bola usia dini ke luar Pulau Jawa. Setelah empat tahun menggelar Superco Superfest di sejumlah wilayah di Jawa, Makassar dipilih menjadi kota pertama di luar Jawa yang menjadi lokasi program tersebut.

Marketing Manager Khong Guan, Tenne Gunawan, mengatakan perluasan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus membina anak-anak Indonesia melalui olahraga sepak bola.

“Program Superco Superfest ini sudah memasuki tahun kelima. Sebagai bagian dari value Khong Guan, kami mau terus membina anak-anak dalam tumbuh kembang di bidang sepak bola,” ujar Tenne saat ditemui di sela pelaksanaan Superco Superfest 2026 di Makassar, Minggu (4/10/2026).

Menurut Tenne, rangkaian program tahun ini dimulai dari Goes to School dengan mengunjungi 15 sekolah di Makassar. Superco juga membuka online audition serta memberikan kesempatan kepada talenta muda dari Palu dan Kendari untuk mengikuti proses seleksi.

Dari seluruh proses tersebut, sebanyak 25 pemain terpilih untuk mengikuti Superco Supercamp yang digelar sehari sebelum kompetisi utama. Mereka mendapatkan pelatihan sekaligus pembinaan dari pelatih berpengalaman.

“Dari 15 sekolah, kemudian ada audition online dan juga peminat sepak bola dari Palu dan Kendari yang kami masukkan semuanya ke Supercamp pada 3 Oktober. Kemudian hari ini adalah ajang pertandingan dan kompetisinya untuk seluruh SSB,” jelasnya.

Tenne mengatakan pembinaan yang diberikan Superco tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis bermain sepak bola. Anak-anak juga mendapatkan pembinaan dari sisi emosional dan kedisiplinan.

“Selain membina anak-anak dari sisi sepak bola, kami juga membina dari sisi emosional dan pelatihan kedisiplinan, sehingga mereka disiapkan untuk menjadi pesepak bola yang siap di Indonesia,” katanya.

Tahun ini, sebanyak 15 pemain berasal dari hasil seleksi sekolah, lima pemain dari Palu dan Kendari, serta lima pemain lainnya dari online audition. Mereka kemudian disatukan untuk mengikuti proses pembinaan dan seleksi dalam Superco Supercamp.

Makassar Jadi Langkah Pertama Keluar Jawa

Tenne mengungkapkan keputusan membawa Superco Superfest ke Makassar tidak terlepas dari besarnya potensi sepak bola di kota tersebut.

Selama empat tahun sebelumnya, program Superco Superfest digelar di Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

“Sejak tahun pertama kami sudah berjalan di Jabodetabek, kemudian Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Baru kali ini kami melangkah keluar Pulau Jawa karena melihat potensi yang sangat besar di Makassar,” ujarnya.

Menurut Tenne, Makassar memiliki banyak talenta sepak bola usia dini. Keberadaan PSM Makassar juga menjadi salah satu indikator besarnya ekosistem sepak bola di kota tersebut.

“Makassar ini mempunyai banyak talenta-talenta. Kita juga melihat ada PSM Makassar. Jadi kami mau datang ke Makassar untuk melebarkan sayap dan melatih anak-anak talenta di usia dini,” katanya.

Perluasan program ke Makassar menjadi langkah awal Superco untuk menjangkau talenta-talenta sepak bola di kawasan Indonesia Timur.

Terkait lokasi pelaksanaan Superco Superfest tahun depan, Tenne belum mengungkapkan kota yang akan dipilih.

Namun, ia memberikan sinyal bahwa program tersebut berpeluang kembali digelar di luar Pulau Jawa.

“Setelah kita melangkah di Jawa, kita melebarkan sayap di luar Jawa di saat ini. Untuk tahun depan kemungkinan kita akan keluar lagi di luar Jawa, tetapi nanti ditunggu tanggal mainnya. Kita tunggu situasi dan kondisi juga di tahun depan,” ujar Tenne.

Ia menegaskan, Makassar merupakan kota pertama di luar Pulau Jawa yang menjadi lokasi pelaksanaan Superco Superfest.

“Makassar pertama di luar Jawa,” tegasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x