

Kabareditorial.com, Bone – Siswa kelas 1 dan 2 SD Islam Athirah Bone menunjukkan daya saing di tingkat nasional setelah berhasil meraih enam medali dalam ajang EMSO 2026 (English, Mathematics, Science Olympiad).
Kompetisi yang diselenggarakan oleh PPSM dan terkurasi oleh Puspresnas itu diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dan dilaksanakan secara daring pada 3 Mei 2026. Hasil lomba diumumkan pada 5 Mei 2026.
Prestasi tertinggi diraih pada bidang Bahasa Inggris melalui Andi We Latenri Adara Putri yang sukses membawa pulang medali emas. Sementara Syifa Fathiyah Achmad meraih medali perak pada bidang yang sama.
Pada bidang Matematika yang diikuti 206 peserta, Azzahra Yura Maharani meraih medali perak dan Khumaerah Razani Pratama memperoleh medali perunggu.
Adapun pada bidang Sains dengan total 175 peserta, Muhammad Gibran berhasil meraih medali perak. Sementara Fahreza dan Maryam Kayyisah Hidayat masing-masing menyumbang medali perunggu.
Kepala SD Islam Athirah Bone, A. Eva Rukmana, menilai capaian tersebut menunjukkan potensi siswa usia dini untuk bersaing pada kompetisi akademik tingkat nasional.
“Prestasi ini membuktikan bahwa siswa sekolah dasar, bahkan di kelas awal, mampu tampil kompetitif jika dibina secara konsisten dan mendapat dukungan dari sekolah maupun orang tua,” ujarnya.
Pembimbing Matematika, Fitriani Hafid, mengatakan keberhasilan tersebut lahir dari proses pembinaan dan semangat belajar siswa yang tinggi.
“Mereka memiliki rasa ingin tahu dan semangat belajar yang kuat. Itu menjadi modal penting dalam menghadapi kompetisi,” katanya.
Capaian tersebut memperkuat komitmen sekolah dalam mendorong pengembangan potensi akademik siswa sejak usia dini melalui pembinaan yang berkelanjutan.


Tidak ada komentar