Pendidikan Karakter di Mako TNI Cilandak, Diikuti Sebanyak 150 Siswa Se – Jabar

Mardianto
20 Mei 2026 12:42
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Bandung — Sebanyak 150 siswa dari berbagai daerah di Jawa Barat (Jabar) akan mengikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Markas Komando (Mako) TNI Cilandak selama 14 hari ke depan.

Pada persiapan pelepasan siswa, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Purwanto berpesan agar para peserta memanfaatkan program tersebut sebagai ruang pembentukan disiplin, tanggung jawab, dan karakter.

“Selama 14 hari di sana, kalian akan mendapatkan pengalaman, pendidikan, dan cara hidup yang baru. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, kalian akan diatur oleh tentara,” ujar Kadisdik di Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Selasa (19/5/2026).

Ke-150 siswa tersebut berasal dari Kabupaten Bandung (11), Kabupaten Bandung Barat (1), Kabupaten Karawang (4), Kabupaten Purwakarta (17), Kota Bandung (104), Kota Bekasi (1), dan Kota Cimahi (12).

Kadisdik menjelaskan, para siswa akan dibiasakan hidup disiplin dan beradaptasi dengan lingkungan baru.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi para siswa dalam membangun mental dan tanggung jawab untuk masa depan.

Kadisdik juga menegaskan, program tersebut dilaksanakan melalui kerja sama antara sekolah dan orang tua demi membentuk kebiasaan positif bagi para siswa.

“Kalian di sana untuk mendapatkan pengalaman baru. Nanti bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah seperti Karawang, Purwakarta, Cimahi, Bandung, dan lainnya. Kalian akan menjadi saudara dan dididik bersama-sama,” katanya.

Kadisdik berharap, para siswa dapat kembali dengan perubahan sikap yang lebih baik setelah mengikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya.

“Pulang dari sana harus ada perubahan. Harus lebih disiplin, tahu mana yang baik dan buruk, mana yang harus dilakukan, dan mana yang tidak boleh dilakukan,” tegasnya.

Kadisdik juga mengingatkan para siswa agar menjaga kepercayaan orang tua yang telah mendukung mereka mengikuti program tersebut.

Menurutnya, perhatian dan kasih sayang orang tua menjadi hal yang harus dihargai oleh setiap siswa. “Jangan sia-siakan cinta orang tua kalian. Jaga nama baik orang tua, nama baik diri sendiri, dan nama baik Provinsi Jawa Barat,” pesannya.

Kadisdik pun menegaskan, program tersebut sepenuhnya dibiayai pemerintah sebagai bentuk investasi pendidikan karakter bagi generasi muda Jawa Barat. Oleh karena itu, para siswa diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka ke depan.

Kadisdik juga mendoakan seluruh peserta agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, disiplin, dan memiliki budi pekerti yang baik.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x