

Kabareditorial.com, Polman – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Pemkab Polman) resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT BGR Logistik Indonesia untuk memperkuat pengelolaan Sistem Resi Gudang (SRG). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan.
Kerja sama ini menjadi langkah Pemkab Polman dalam meningkatkan efisiensi logistik, menjaga stabilitas harga komoditas pertanian, serta memperluas akses kesejahteraan bagi para petani.
Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, hadir langsung dalam penandatanganan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Nursaid dan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Agusnia Hasan Sulur.
Samsul Mahmud mengatakan, kerja sama dengan PT BGR Logistik Indonesia merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menghadirkan sistem distribusi hasil pertanian yang lebih modern dan berdaya saing.
“Alhamdulillah, hari ini kami menghadiri sekaligus melaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dan PT BGR Logistik Indonesia di Makassar,” ujar Samsul.
Menurutnya, penguatan Sistem Resi Gudang tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas penyimpanan hasil panen, tetapi juga menjadi strategi memperbaiki tata kelola rantai pasok logistik di daerah.
“Kolaborasi ini merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat pengelolaan Sistem Resi Gudang, meningkatkan efisiensi logistik, serta membuka peluang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan petani dan pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Melalui Sistem Resi Gudang, petani dapat menyimpan komoditas hasil panennya di gudang yang telah memenuhi standar, sehingga tidak perlu menjual hasil panen saat harga sedang rendah. Resi yang diterbitkan juga dapat dimanfaatkan sebagai jaminan untuk memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan.
Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berharap implementasi kerja sama tersebut dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh para petani dan pelaku usaha di sektor pertanian.
“Semoga sinergi ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat Polewali Mandar. Insya Allah, dengan kolaborasi yang kuat, pembangunan daerah akan semakin maju dan berkelanjutan,” tutur Samsul Mahmud.
Kerja sama ini diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, meningkatkan nilai jual komoditas pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor unggulan di Kabupaten Polewali Mandar.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar