

Kabareditorial.com, Makassar — PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) VI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku (SulSelBarRa Maluku) mendorong transformasi layanan keuangan dengan menggabungkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan pendekatan human touch.
Transformasi tersebut dilakukan untuk menjawab perubahan perilaku konsumen di tengah perkembangan teknologi digital serta dinamika ekonomi global yang turut memengaruhi kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan.
Regional CEO PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku, Pratikno, mengatakan Pegadaian kini berupaya mengubah pendekatan bisnis dari sekadar memberikan solusi ketika masyarakat menghadapi persoalan keuangan menjadi mitra dalam mengelola aset dan merencanakan keuangan.
Menurut dia, perubahan tersebut sejalan dengan konsep Marketing 7.0, yang mengintegrasikan teknologi dengan pendekatan yang tetap berorientasi pada kebutuhan manusia.
“Transformasi utama kami adalah bergeser dari sekadar Gold Access menjadi Gold Experience. Kami tidak hanya menjual produk emas atau memberikan pinjaman, melainkan menciptakan pengalaman menyeluruh bagi nasabah dalam mengamankan dan mengembangkan aset mereka secara mudah, aman, dan relevan,” ujar Pratikno di Makassar.
Layanan Digital hingga Emas Fisik
Salah satu pengembangan layanan Pegadaian dilakukan melalui aplikasi digital Tring!. Platform tersebut menyediakan sejumlah layanan, mulai dari tabungan emas, cicil emas, pembiayaan, hingga transaksi jual beli dan gadai.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat mulai menabung emas dengan nominal yang relatif terjangkau, yakni mulai Rp10.000.
Pegadaian juga mengembangkan inovasi ATM Emas untuk melengkapi layanan digital tersebut. Teknologi ini memungkinkan saldo emas yang dimiliki nasabah secara digital melalui aplikasi Tring! dicetak menjadi emas batangan fisik.
Untuk tahap uji coba di Kota Makassar, ATM Emas saat ini tersedia di Cabang Malimongan Baru.
Pratikno mengatakan integrasi layanan digital dengan akses emas fisik merupakan bagian dari konsep Seamless Gold Experience yang dikembangkan Pegadaian.
“Inilah yang kami sebut sebagai Seamless Gold Experience. Aksesnya cepat di layar ponsel, namun wujud fisik asetnya tetap nyata dan aman berada di genggaman nasabah sebagai Financial Safety Net atau jaring pengaman finansial keluarga,” jelasnya.
AI Digunakan untuk Memahami Kebutuhan Nasabah
Selain memperluas layanan digital, Pegadaian juga memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan presisi pelayanan kepada nasabah.
Teknologi tersebut diintegrasikan dengan sistem Customer Relationship Management (CRM) dan data analitik untuk mengolah informasi mengenai perilaku, preferensi, serta kebutuhan nasabah.
Data tersebut kemudian digunakan untuk membentuk segmentasi nasabah sehingga penawaran produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kelompok maupun individu.
Pendekatan tersebut dikenal dengan prinsip “Right Offer, Right Customer, at the Right Moment”, yakni memberikan penawaran yang sesuai kepada nasabah yang tepat pada momentum yang relevan.
“Teknologi AI membantu kami memahami nasabah secara lebih mendalam. Kami ingin memastikan bahwa setiap solusi keuangan yang kami tawarkan benar-benar memberikan nilai tambah (meaningful value) bagi rencana masa depan keluarga Indonesia,” kata Pratikno.
Menurut Pegadaian, penerapan teknologi tersebut tidak dimaksudkan untuk menggantikan interaksi manusia dalam pelayanan. Sebaliknya, teknologi digunakan untuk membantu perusahaan memahami kebutuhan nasabah secara lebih tepat, sementara pendekatan personal tetap menjadi bagian dari pengalaman layanan.
Melalui integrasi aplikasi Tring!, ATM Emas, dan teknologi AI, Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku menargetkan penguatan literasi keuangan dan akses masyarakat terhadap produk keuangan berbasis emas.
Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku sendiri mencakup wilayah operasional Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Maluku, dengan layanan yang meliputi gadai, pembiayaan mikro, serta ekosistem produk emas.


Tidak ada komentar